NEWSTICKER

Oknum Paspampres Pemukul Warga Solo Minta Maaf, Walkot Gibran: Masalah Belum Selesai

12 August 2022 18:38

Hari Misbah, anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang memukul warga Surakarta, sudah menyampaikan permemintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan arogannya. Namun bagi Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka permasalahan belum selesai dan akan ada tindak lanjutnya.

"Bagi saya masalahnya belum selesai. Mereka minta maaf karena beritanya viral, kalau nggak viral nggak mungkin mereka minta maaf," kata Walkot Gibran.

Pernyataannya tersebut disampaikannya usai pertemuan mediasi antara pelaku pemukulan dengan tiga korban pemukulan, seorang sopir truk dan dua kernetnnya. Pertemuan mediasi berlangsung di Kantor Walikota Surakarta, Jumat (12/8/2022) siang. 

"Saya khawatir bapaknya (para korban) diintimidasi," sambung putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

Gibran yang mengaku jengkel ada oknum militer yang bertingkah arogan dan di luar kewenangan terhadap warga sipil. Padahal pada saat kejadian, si oknum Paspampres juga sedang tidak melakukan tugas pengawalan yang menjadi tanggung jawabnya.

Dia memastikan ada tindakan-tindakan lanjutan untuk memastikan kekhawatirannya tidak terjadi sehingga permasalahan benar-benar tuntas. Namun tidak diungkap tindakan apa yang ditempuh.

"Wis ono sing ngurus, aku meneng wae (Sudah ada menangani, saya tidak perlu berkomentar)," ujarnya. 

Kejadian pemukulan berawal dari tabrakan di pertigaan lampu merah Manahan, Surakarta. Oknum Paspampres menerobos lampu merah sehingga mobil yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk yang ada di depannya dan menyebabkan kerusakan. Si oknum Paspampres lalu memukul kernet dan pengemudi truk serta menyita SIM mereka. 

Kasus ini terungkap dari pengaduan korban pemukulan yang SIM-nya disita oleh oknum Paspampres. Surat pengaduan yang diunggah korban di media sosial tersebut seketika menjadi viral di Surakarta. 

Tag

.