NEWSTICKER

Isi Pleidoi dan Ekspresi Ferdy Sambo Dinilai Tidak Sinkron

24 January 2023 19:20

Ekspresi terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo, saat membacakan pledoi (nota pembelaan) dinilai tak mewakili apa yang disampaikannya.

"Dalam bahasa nonverbalnya, dalam penyampaiannya, saya tidak mendapatkan ada ekspresi yang mewakili apa yang disampaikan," kata Pakar mikro ekspresi, Monica Kumalasari, di Primetime News Metro TV, Selasa (24/1/2022).

Monica menyebut bahwa ekspresi datar Ferdy Sambo saat membacakan pleidoi seperti sudah menerima hukuman atau konsekuensi. Namun, isi pleidoinya seolah-olah menolak perencanaan pembunuhan Brigadir J. Menurutnya, antara ucapan dan gestur Ferdy Sambo tidak konsisten. 

Selain itu, Monica juga menyoroti ekpresi Kuat Ma'ruf saat membacakan pleidoi, bahwa Kuat memang menyampaikan apa yang ia rasakan. Kuat terlihat jujur dan spontan saat membacakan pleidoi. Hal itu tampak ketika Kuat mengatakan hal-hal yang baik soal sosok Brigadir J.