Cokelat, Apel dan Transportasi Gratis di COP21

Krisiandi    •    Rabu, 02 Dec 2015 22:55 WIB
cop21
Cokelat, Apel dan Transportasi Gratis di COP21
Tempat registrasi untuk mendapatkan akses transportasi gratis Metro Paris. (Metrotvnews.com/Krisiandi)

Metrotvnews.com, Paris: Prancis menetapkan situasi darurat setelah insiden teror mengerikan yang menewaskan lebih dari 130 orang pertengahan November lalu. Namun, itu tak menghentikan perhelatan konferensi lingkungan hidup dunia atau conference of parties (COP21) di Ibu Kota Prancis tersebut.

Polisi dan militer setempat mengerahkan kekuatan maksimal untuk mengawal konferensi yang dihadiri banyak kepala negara. Pemerintah dan panitia konferensi juga berupaya untuk membuat seluruh delegasi yang hadir menikmati eloknya Kota Paris.
 tempat registrasi untuk mendapatkan akses transportasi gratis Metro Paris
Penjagaan di sekitar tempat penyelenggaraan juga tak terkesan mengerikan, meski status darurat diberlakukan. Para delagasi juga dimanjakan dengan berbagai kemudahan.

Misalnya, para sukarelawan yang disiapkan sejak Bandara Charles de Gaulle, tempat para delegasi mendarat. Mereka siap ditanya apa saja. Kemudahan lainnya adalah transportasi.

Metrotvnews.com menginap di wilayah Crimme sekitar 12 kilometer dari Le Bourget, tempat COP21 berlangsung.

Jarak segitu ditempuh sekitar 22 menit menggunakan Metro atau kereta bawah tanah lalu dilanjutkan dengan bus yang beroperasi khusus untuk COP21.

Sampai di Le Bourget, pengunjung disambut senyum ramah sukarelawan dan panitia. "Bonjour," kata mereka. Lalu sekelompok remaja menghampiri dan menyodorkan apel. "Ini gratis, buat kamu," ujar Sakina, salah seorang remaja itu, dengan bahasa Inggris.

"Apel ini dipetik di L'oise, 50 kilometer dari Paris," kata Sakina yang akhirnya berbincang dengan Metrotvnews.com. Daerah itu, kata dia, adalah salah satu penghasil apel utama di negeri Napoleon Bonaparte itu.
Sakina, gadis Maroko yang ingin diajak ke Indonesia
Gadis yang nenek moyangnya berasal dari Maroko ini mengatakan apel sengaja digratiskan di perhelatan COP21. Prancis, kata dia, ingin menyambut warga dunia. "Dan melepaskan diri dari ketakutan akan teror," jelasnya.

Setelah memasuki gerbang pemeriksaan, giliran cokelat yang dibagikan. Namanya The Change Chocolate. Di bungkus cokelat itu ada surat yang ditandatangani dua orang Climate Justice Ambassador, Yugratna Srivastava, 13, dan Felix Finkbeiner, 13.

Dalam surat tersebut, dua bocah itu mengajak semua orang yang menerima cokelat menanam pohon. Tujuannya, untuk dunia yang lebih baik bagi anak-anak. Sponsor cokelat itu adalah Plant for the Planet, LSM internasional yang fokus terhadap lingkungan.

Selain apel dan cokelat, ternyata masih ada yang gratis. Para peserta konferensi diberi akses untuk menikmati transportasi Metro Kota Paris gratis. Ya, gratis. Tapi berbatas, hingga 13 November nanti atau hari terakhir penyelenggaraan COP21.

"Merci, Selamat menikmati Kota Paris," kata salah seorang petugas yang memberikan kartu akses itu.

Prancis tampaknya ingin memperlihatkan pada dunia bahwa mereka baik-baik saja. Teror tak pernah membuat mereka takut. Hanya guncangan kecil yang menciptakan kesedihan sejenak. Prancis juga siap menjadi tempat bersejerah terciptanya kebijakan untuk perubahan iklim.


(MEL)


Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

2 weeks Ago

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memulai kampanye di tempat…

BERITA LAINNYA