CEO Malaysia Airlines Juga Tunggu Hasil Pencarian Pesawat

- 09 Maret 2014 18:43 WIB
AP Photo/Kyodo News
AP Photo/Kyodo News
Metrotvnews.com, Jakarta: Terkait dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang sejak Sabtu (8/3) di perairan Laut China Selatan, kantor MAS di Bandara Soekarno Hatta ditutup sejak terjadinya musibah tersebut.

Berdasarkan keterangan dalam laman Malaysia Airlines, CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya menyatakan pihaknya juga menunggu informasi terbaru dari proses pencarian yang sedang dilakukan sama seperti yang dilakukan oleh keluarga korba.

Dia juga mengapresiasi kesabaran, dukungan, dan doa dari keluarga korban dalam menunggu dan mencari tahu berita terbaru terkait musibah tersebut.

Dalam siaran pers tersebut, dia juga menjelaskan bagi para keluarga korban MH370 yang berdomisili di Beijing, China akan diberikan akomodasi untuk diterbangkan ke Kuala Lumpur, Malaysia secara bertahap sesuai dengan ketersediaan jadwal penerbangan.

Begitu pula dengan keluarga korban MH370 lainnya yang berasal dari negara lain juga sedang diatur koordinasi dengan negara setempat guna diterbangkan ke Kuala Lumpur.

Tercatat total penumpang yang berada di pesawat tersebut berjumlah 239 penumpang termasuk 12 awak pesawat. Dan ada 7 warga negara Indonesia yang juga ikut menjadi penumpang penerbangan Kuala Lumpur–Beijing tersebut.

Sampai saat ini pencarian pesawat tersebut masih dilakukan oleh tim pencari multinasional yang berasal dari 6 negara yaitu, Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, China, dan Amerika Serikat.

Pemerintah Thailand pun juga menyiapkan 3 kapal perangnya untuk membantu pencarian. Namun juru bicara Angkatan Laut Thailand, Kan Deeubol mengatakan bantuan pencarian akan dilakukan setelah adanya permintaan resmi dari Malaysia.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 tersebut seharusnya mendarat di Beijing pada pukul 06.30 setelah lepas landas dari Kuala Lumpur pada pukul 00.41 waktu setempat. Namun, pesawat tersebut hilang dan tercatat melakukan kontak terakhir dengan menara kontrol di Subang Jaya, Malaysia pada pukul 02.40. (Rizky Noor Alam)
  • Kepala BNN: Jangan ada Aparat Mencari Rezeki dari Narkoba

    Kepala BNN: Jangan ada Aparat Mencari Rezeki dari Narkoba

    Untuk memastikan berjalannya pencegahan peredaran narkoba, Kepala BNN, Anang Iskandar, mengajak untuk mengetuk moral aparat agar memiliki integritas yang…

  • Harta Jumbo Udar Pristono (3)

    Harta Jumbo Udar Pristono (3)

    Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang mendadak ngetop di berbagai pemberitaan nasional. Pasalnya aset jumbonya kini disita oleh…

  • Exclusive Interview with Sebastian Sieber, Chief Marketing Officer of Lazada

    Exclusive Interview with Sebastian Sieber, Chief Marketing Officer of Lazada

    Shopping today is just a 'click' away, thanks to many online shopping website. One of them is Lazada. Indonesia now met Lazada's marketing…

  • The Avengers: Age of Ultron Dijadwalkan Rilis 1 Mei 2015

    The Avengers: Age of Ultron Dijadwalkan Rilis 1 Mei 2015

    The Avengers: Age of Ultron, adalah salah satu film yang dinantikan tahun ini, kali ini The Avengers akan berhadapan dengan musuh baru yaitu Ultron. Selain…

  • Efek Mematikan Narkoba CC4

    Efek Mematikan Narkoba CC4

    Terbongkarnya jaringan Freddy Budiman ternyata turut membongkar beredarnya narkoba jenis baru CC4. Barang haram ini disebut memiliki efek lebih berbahaya…

  • Tambora Menyapa Dunia (2)

    Tambora Menyapa Dunia (2)

    Gunung Tambora tercatat sebagai gunung yang pernah meletus dengan letusan terhebat, kini telah menginjak 200 tahun semenjak letusan terakhirnya. Tambora…

  • Metode Belajar Bimbel Online

    Metode Belajar Bimbel Online

    Di Jepang ada layanan yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence), 65 persen pekerjaan saat ini akan digantikan oleh AI dalam…

  • Kebakaran Hebat Pasar Klewer

    Kebakaran Hebat Pasar Klewer

    Di News Makers menyoroti Pasar Klewer Solo yang merupakan pusat perdagangan tekstil dan batik mengalami kebakaran pada Sabtu (27/12/2014), kerugian dari…