Tidak Ada Tanda Kehidupan dalam Pencarian Korban Longsor Italia

Willy Haryono    •    Minggu, 22 Jan 2017 18:29 WIB
gempa italia
Tidak Ada Tanda Kehidupan dalam Pencarian Korban Longsor Italia
Petugas mencari korban selamat dari musibah salju longsor di sebuah hotel di Italia, 19 Januari 2017. (Foto: AFP/CNSAS)

Metrotvnews.com, Roma: Tim penyelamat menyisir reruntuhan sebuah hotel dalam upaya mencari korban selamat salju longsor di hari keempat, meski tanda-tanda kehidupan tidak terdeteksi. 

Petugas gabungan pemadam kebakaran dan ahli pendakian harus melawan udara ekstrem dalam mencari 23 korban yang diyakini terkubur material salju di Hotel Rigopiano. 

Seperti dikutip AFP, sembilan orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel sejak tim penyelamat mencapai lokasi kejadian di kaki gunung Gran Sasso, sekitar 135 kilometer dari Roma. 

Mereka semua ditemukan pada Jumat dan belum ada tanda-tanda korban selamat lainnya sejak saat itu hingga Minggu 22 Januari. Kendati begitu, petugas gabungan menolak menyerah dan terus menggali material salju di sekitar hotel. 

Lima jasad telah ditemukan sejauh ini. Terdapat dua korban selamat yang berada di luar hotel saat salju longsor melanda pada Rabu malam. 

Salju longsor dipicu serangkaian gempa bumi dahsyat di area tersebut, yang juga diperparah hujan salju selama 36 jam. 

Gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Italia beberapa hari lalu meninggalkan trauma tersendiri bagi warga. Pasalnya, Agustus tahun lalu, tepatnya di Amatrice, gempa mengakibatkan 300 orang tewas. 

Italia sendiri berada di antara lempeng tektonik Eurasia dan Afrika. Saat kedua lempeng ini bergerak, Italia berada dalam bahaya. 

Bencana alam terburuk di abad ke-20 di Italia terjadi pada 1908, saat sekitar 95 ribu orang tewas tergulung ombak setelah gempa kuat melanda laut di antara pulau utama Italia dan Sicilia.


(WIL)