Di Tengah Gelombang Panas, Pesta Merdeka RI Dibuka di Swiss

   •    Minggu, 05 Aug 2018 13:58 WIB
indonesia-swiss
Di Tengah Gelombang Panas, Pesta Merdeka RI Dibuka di Swiss
Pembukaan rangkaian peringatan HUT ke-73 RI atau Pesta Merdeka di KBRI Bern Swiss, Sabtu 4 Agustus 2018. (Foto: KBRI Bern)

Bern: Gelombang panas yang melanda Swiss selama sepekan terakhir tidak menyurutkan semangat ratusan warga dan diaspora Indonesia untuk menghadiri pembukaan (kick off) rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI atau Pesta Merdeka yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern Swiss. 

Tidak hanya berasal dari Kota Bern, ratusan peserta juga berdatangan dari Zurich, Basel, Jenewa, dan wilayah-wilayah lain di Swiss.

Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad, secara simbolis membuka kick off Pesta Merdeka dengan menggelindingkan bola bowling pertama di lapangan bowling Gumligen-Bern. Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-73 RI ini juga sekaligus sosialisasi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

"Jadi tidak hanya di Jakarta dan Palembang, demam Asian Games juga terasa di Bern dan 132 Perwakilan RI di Luar Negeri," ujar Dubes yang juga mantan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini.


Pesta Merdeka dibuka dengan menggelindingkan bola bowling. (Foto: KBRI Bern)

Ditambahkan oleh Ketua Panitia Peringatan HUT ke-73 RI KBRI Bern, Titik Nahilal Hamzah, rangkaian peringatan HUT RI di Swiss terdiri dari berbagai perlombaan, antara lain lomba vlogging, bowling, jalan sehat, lomba gaple, dan menggambar untuk anak-anak. 

Sementara puncak acara pada 17 Agustus akan digelar upacara bendera di Wisma Duta RI di Bern dilanjutkan dengan perlombaan seperti balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, dan lomba khas 17an lainnya. 

Pada 27 Agustus 2018, KBRI Bern juga akan menyelengarakan resepsi diplomatik dalam rangka HUT ke-73 RI dengan mengundang para pejabat tinggi Swiss, komunitas diplomatik, pengusaha, dan tokoh masyarakat Swiss.

Sepanjang rangkaian peringatan HU RI tersebut, panitia telah menyiapkan seragam serta berbagai hadiah, doorprize, dan souvenir menarik bagi para peserta.


Kick-off Pesta Merdeka di Swiss. (Foto: KBRI Bern)

Riny Konig, salah seorang peserta bowling, mengaku bersyukur dengan kemeriahan rangkaian peringatan HUT RI di Swiss. 

"Kami sangat senang peringatan HUT RI tahun ini lebih meriah dari sebelum-sebelumnya. Panas sedikit tidak masalah. Selain mengobati kangen suasana 17an di kampung, juga menjadi ajang silaturahim dengan seluruh orang Indonesia di Swiss ini," tutur diaspora Indonesia hampir 30 tahun tinggal di Swiss ini.

Sepekan terakhir, otoritas meteorologi Swiss mengeluarkan peringatan cuaca panas derajat 4 dari 5 yang akan melanda negeri Alpen ini. Bagi Swiss yang lazim dengan cuaca dingin, musim panas tahun 2018 dilaporkan mencapai hingga 35 derajat Celcius dan merupakan salah satu yang terpanas sejak 1864. 

Cuaca panas dan kering yang melanda hampir di seluruh wilayah Swiss mengakibatkan pembatalan tradisi kembang api pada peringatan Hari Nasional Swiss pada 1 Agustus lalu. Pembatalan dilakukan karena cuaca panas dikhawatirkan akan memicu kebakaran.


(WIL)


Trump Sebut AS Siap Tingkatkan Senjata Nuklir

Trump Sebut AS Siap Tingkatkan Senjata Nuklir

23 hours Ago

Trump menyebut Rusia tidak patuh terhadap semangat dari perjanjian nuklir era Perang Dingin.

BERITA LAINNYA