Peringatan Teror Muncul di Paris, Turis Terperangkap

Arpan Rahman    •    Sabtu, 02 Sep 2017 14:59 WIB
teror di prancis
Peringatan Teror Muncul di Paris, Turis Terperangkap
Tim keamanan Prancis melakukan penjagaan (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Paris: Para wisatawan terkunci di dalam Menara Eiffel dan Eurostar dievakuasi di tengah peringatan teror Paris menysusul satu orang ditangkap.
 
Orang-orang meramaikan media sosial dengan berbagi gambar objek wisata setinggi 324 meter itu, yang ditutup dan dikepung oleh polisi.
 
Satu orang telah ditangkap. Laporan awal mengatakan orang tersebut membawa senjata. Beberapa pengguna media sosial menyebutkan 'pistol' dan 'pisau', namun polisi mengatakan bahwa laporan ini tidak berdasar, seperti dikutip Daily Mail.
 
Polisi Prancis mengatakan bahwa mereka menahan seorang pria tak bersenjata di dekat Menara Eiffel. Sebaris penjaga mengepung daerah itu sementara petugas menghentikan orang-orang agar tidak mendekati lokasi.
 
"Seseorang ditangkap, insiden telah berakhir, dia tidak bersenjata. Kami akan tahu lebih banyak tentang motifnya besok," kata juru bicara kepolisian di Paris, seperti disitir NZHerald, Sabtu 2 September 2017.
 
Bob Thomas mencuit di Twitter: "Ada yang tahu apa yang sedang terjadi di Menara Eiffel? Semuanya telah ditutup."
 
Sebelumnya, di malam hari, turis mengatakan kepada Mirror: "Kami terjebak di salah satu kaki menara di luar lift. Kami sudah terkunci."
 
"Saya katakan terkunci penuh, tidak ada pemberitahuan resmi," bubuhnya.
 
"Kami saat ini terkurung di pangkalan di luar salah satu lift. Ada yang mengatakan soal seorang pria bertingkah aneh, tapi tidak ada senjata yang dikonfirmasi. Staf sedang terkunci bersama kami," cuitnya lebih lanjut.
 
Insiden tersebut muncul saat kekhawatiran mengenai urusan keamanan lainnya terjadi di Gare du Nord, di mana penumpang Eurostar dievakuasi saat sebuah "barang mencurigakan" ditemukan.
 
"Mereka telah menemukan barang yang mencurigakan. Kita semua harus menunggu di luar terminal," Zoe Grisedale berkata.
 
Eurostar mengumumkan di media sosial: "Kami menyesal karena alasan keamanan arus masuk dan kontrol perbatasan perlu diulang untuk pelanggan dari #ES9063.
 
"Akan ada penundaan akibat keberangkatan #ES9063. Terimakasih atas pengertian Anda," sebut pihak Eurostar.
 
Jurnalis yang berbasis di Paris, Charlotte Dubenskij, mengatakan bahwa Menara Eiffel sekarang sudah terbuka lagi. Baru beberapa pekan yang lalu, polisi menahan seorang pria yang menghunus sebilah pisau dengan mengenakan kaos sepak bola Paris Saint-Germain setelah dia mencoba melanggar keamanan di Menara Eiffel.
 
Prancis menjadi sasaran serangkaian serangan teror yang terinspirasi oleh Islamic State (ISIS) dalam dua tahun terakhir, terutama kebrutalan November 2015 yang merenggut nyawa 130 orang.
 
Tahun lalu, teroris Nice Mohamed Lahouaiej Bouhlel membunuh 86 orang dan melukai 434 saat menabrakkan truknya ke kerumunan massa yang merayakan Hari Bastille.



(FJR)