Bunda Teresa Resmi Dinobatkan Sebagai Santa oleh Paus Fransiskus

Sonya Michaella    •    Senin, 05 Sep 2016 12:26 WIB
vatikan
Bunda Teresa Resmi Dinobatkan Sebagai Santa oleh Paus Fransiskus
Penobatan Bunda Teresa menjadi Santa di Basilika Santo Petrus (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Vatikan: Bunda Teresa, akhirnya dinobatkan secara resmi sebagai Santa oleh Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Tepuk tangan terdengar di Basilika Santo Petrus bahkan sebelum Paus Fransiskus selesai mengucapkan ritus kanonisasi pada awal misa untuk menobatkan biarawati tersebut.

Penobatan nama Bunda Teresa sebagai Santa ini dihadiri oleh puluhan ribu peziarah, bahkan turis di Eropa yang sengaja berkunjung ke Vatikan untuk menyaksikan penobatan itu.

"Untuk menghormati Tritunggal Mahakudus, saya deklarasikan Beata Teresa dari Kalkuta menjadi Santa dan saya mendaftarkan dirinya di antara para Orang Suci, yang artinya ia harus dihormati oleh seluruh gereja Katolik," kata Paus Fransiskus dalam Bahasa Latin, seperti dikutip New York Times, Senin (5/9/2016).

Ia mengatakan meskipun seorang biarawati telah dinyatakan sebagai Orang Suci, namun ia tetap menjadi Bunda Teresa untuk keluarga Katolik.

Paus juga menggambarkan karya Bunda Teresa sebagai biarawati yang memberikan saksi fasih kedekatan Allah untuk kaum termiskin dari yang miskin.



Ia meninggal dunia pada usia 87 di tahun 1997 dan menjalani beatifikasi -- langkah pertama untuk menjadi orang suci dalam Katolik -- pada 2003. 

Pada 2012, Vatikan menyatakan bahwa tumor perut seorang wanita di India secara ajaib menghilang setelah dirinya berdoa kepada Bunda Teresa. 

Dengan dinobatkannya nama Bunda Teresa menjadi Santa, berarti nama Santa Teresa akan dapat dipakai oleh seluruh wanita Katolik sebagai nama baptis atau krisma.

Lahir pada 1910 dari orangtua etnis Albania, Bunda Teresa yang terlahir dengan nama Agnese Gonxha Bojaxhiu tumbuh besar di area yang sekarang adalah Skopje, ibu kota dari Makedonia. Ketika itu, Skopje adalah bagian dari Kekaisaran Ottoman. 

Berusia 19 tahun, Agnese bergabung dengan ordo Loreto asal Irlandia dan pada 1929 dikirim ke India. Di sana, ia mengajar di sebuah sekolah di Darjeeling dengan nama Therese. Pada 1946, ia pindah ke Kolkata dan membantu kaum miskin. 


(WIL)