Rusia Tuduh AS Ciptakan 'Cadangan Teroris' di Suriah Timur

Willy Haryono    •    Minggu, 04 Mar 2018 16:43 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
Rusia Tuduh AS Ciptakan 'Cadangan Teroris' di Suriah Timur
Pasukan AS di Yordania. (Foto: AFP)

Moskow: Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin menuduh Amerika Serikat (AS) mengubah sebuah kawasan dekat perbatasan Suriah-Irak-Yordania menjadi area "cadangan teroris."

"Kami hanya khawatir dengan zona aman seluas 55 kilometer di dekat desa al-Tanf di perbatasan Suriah-Irak, yang secara efektif telah menjadi tempat cadangan teroris," ujar Fomin.

"Para teroris di sana dipersenjatai dan dilatih untuk merancang serangan, yang akan dilancarkan dari area cadangan tersebut," lanjut dia, seperti dikutip Asharq al-Awsat, Minggu 4 Maret 2018. 

Fomin menuduh pasukan khusus AS sebagai pihak yang mengawasi jalannya pelatihan para teroris di area tersebut. 

Otoritas Rusia juga menuduh AS mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke kamp pengungsi al-Rukban yang terletak dekat al-Tanf. "Hal ini memicu memburuknya situasi kemanusiaan di sana," kata Fomin.

Sebelumnya, Organisasi Russian Center for the Reconciliation of Warring Parties di Suriah telah menyebut bahwa militer AS menutup zona aman seluas 55 km di sekitar pangkalan al-Tanf. Hal ini diklaim Rusia membuat sekitar 50 ribu pengungsi tidak dapat mengakses bantuan kemanusiaan.

Saluran televisi RT melaporkan Moskow telah mengajukan proposal kepada AS untuk membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan ke para pengungsi tersebut. 

Koalisi pimpinan AS sepakat dengan proposal tersebut, namun mengklaim otoritas Suriah belum mengonfirmasi kesediaan mereka dalam membuka akses bagi konvoi bantuan kemanusiaan.


(WIL)