Data Ratusan Politikus Jerman Dicuri, Termasuk Merkel

Arpan Rahman    •    Sabtu, 05 Jan 2019 16:08 WIB
politik jermanangela merkel
Data Ratusan Politikus Jerman Dicuri, Termasuk Merkel
Foto Kanselir Angela Merkel berada di situs milik parlemen Jerman. (Foto: AFP/ODD ANDERSEN)

Berlin: Data ratusan politikus Jerman, termasuk Kanselir Angela Merkel, dicuri dan diunggah ke internet. Surat kabar Bild, yang mendapatkan kopi dari sejumlah bocoran tersebut, menyebutkan informasi curian itu meliputi nomor telepon, alamat rumah dan data finansial.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier juga masuk dalam daftar data yang bocor ke internet. Meski bocor, sebagian besar informasi tersebut tidak sensitif dan menyinggung urusan politik.

Bocoran data pertama kali muncul di akun Twitter (@_Orbit) yang saat ini sudah dibekukan. Sejumlah data itu dirilis dalam beberapa gelombang sebelum hari raya Natal.

Menurut juru bicara badan keamanan siber Jerman, BSI, sejumlah agensi intelijen telah bertemu dan membahas kasus ini. Semua politikus di kabinet Jerman terkena imbas, kecuali partai sayap kanan Alternative for Germany.

Menteri Hukum Katarina Barley menyebut bocoran data ini sebagai "serangan serius" terhadap keamanan nasional. "Orang di balik serangan ini ingin merusak demokrasi dan institusi kita," tambah dia, seperti disitir dari media Sky News, Jumat 4 Januari 2019.

Pada 2017, serangan terhadap sistem komputer di Jerman berujung pada "bocornya data dalam jumlah signifikan." Saat itu, Holger Muench, kepala Kepolisian Unit Kriminal Federal Jerman, mengingatkan bahwa bocoran data dapat berimbas pada pemilihan umum.

Belum diketahui apakah serangan pada 2017 terkait dengan bocoran data terbaru. Sejauh ini otoritas Jerman belum secara terbuka mengumumkan pihak yang bertanggung jawab atas serangan.


(WIL)