Capres Fillon Marah atas Tuduhan Skandal Baru

Willy Haryono    •    Selasa, 11 Apr 2017 22:54 WIB
pemilu prancis
Capres Fillon Marah atas Tuduhan Skandal Baru
Capres Prancis Francois Fillon. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Calon presiden Prancis Francois Fillon merespons dengan amarah terhadap sebuah tuduhan bahwa dirinya membuat sang istri menerima gaji dari uang negara pada 1982. 

Sebelumnya, Fillon telah dituduh memberikan jabatan fiktif kepada istrinya antara tahun 1986 dan 2013.

"Saya tidak mau lagi berbicara atas tuduhan ini," kata Fillon di saluran televisi Prancis, seperti dikutip AFP, Selasa 11 April 2017. 

Tuduhan baru muncul saat warga Prancis bersiap mengikuti pemilihan umum presiden putaran pertama pada 23 April. 

Fillon, pernah menjadi kandidat terdepan dalam berbagai jajak pendapat, bulan lalu didakwa menggunakan uang negara dalam sebuah skandal yang menurutnya sengaja digerakkan pemerintah. 

Pria 63 tahun itu dituduh memberikan jabatan kepada istrinya dengan gaji bulanan USD725 ribu. 

"Penelope Fillon pada kenyataannya mendapat uang negara dari mandat parlemen pertama suaminya," lapor kantor berita Mediapart. 

Serangkaian tuduhan lainnya melanda Fillon sejak skandal pertama muncul pada Januari. Tuduhan lainnya menyatakan Fillon tidak mendeklarasikan utang bebas bunga dan menerima hadiah dari seorang temannya yang kaya raya.

Pengacara Fillon, Antonin Levy, mengonfirmasi bahwa tim investigator menyita berbagai dokumen dalam penggeledahan di kantor kliennya pada akhir Januari. 

Saat ini, Emmanuel Macron yang merupakan tokoh moderat masih menjadi capres terdepan dalam berbagai survei di Prancis.



(WIL)