Indonesia Ingin Pelajari Konsep Triple Helix dari Swedia

Sonya Michaella    •    Rabu, 04 Oct 2017 14:08 WIB
indonesia-swedia
Indonesia Ingin Pelajari Konsep Triple Helix dari Swedia
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Mohamad Nasir (Foto:MI/Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengembangkan kerja sama di bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi, Indonesia ingin belajar konsep ‘triple helix’.

“Indonesia ingin mempelajari model ‘triple helix’ dari Swedia di mana adanya hubungan antara kalangan akademisi, pemerintah dan pelaku usaha untuk mengembangkan kewirausahaan,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Mohamad Nasir kepada awak media di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Dari 10 area riset prioritas yang telah ditetapkan oleh Kemenristekdikti hingga 2045, beberapa di antaranya akan dikembangkan secara intensif lewat kerja sama dengan Swedia, di antaranya bidang kesehatan dan obat-obatan, lingkungan dan kehutanan, serta kewirausahaan berbasis teknology (technopreneurship).

“Saya harap kunjungan Menristekdikti Swedia, Helene Knutsson akan menjadi momentum kedua negara untuk tumbuh kembang bersama,” ujar dia.

Sebelumnya, Nasir dan Knutsson sudah pernah bertemu di Stockholm pada 2016 lalu untuk membicarakan kerja sama riset, teknologi dan pendidikan tinggi.

“Kunjungan Menteri Knutsson ini sebagai tindak lanjut dari kunjungan Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia ke Indonesia, Mei kemarin,” ungkap Nasir.

Ia menambahkan, yang diutamakan dari penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) ini adalah pendidikan tingginya. Ia menilai, Indonesia harus mulai belajar soal pendidikan tinggi dari Swedia yang berada di jajaran 500 besar dunia.

“Nanti akan diadakan seminar dan diskusi di universitas-universitas Indonesia, misalnya Universitas Gajah Mada,” ungkap Nasir lagi.

Dikatakan, Pemerintah Swedia juga sudah mengunjungi kampus-kampus di Indonesia, antara lain Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung untuk meninjau terkait kerja sama ini.

 


(WAH)