Demo di Barcelona, Sejumlah Tempat Wisata Ditutup

Sonya Michaella    •    Kamis, 09 Nov 2017 10:22 WIB
referendum catalonia
Demo di Barcelona, Sejumlah Tempat Wisata Ditutup
Demo di Barcelona menuntut Carles Puigdemont dibebaskan. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Barcelona: Demonstran memblokir jalan dan jalur kereta api di Catalonia atas penahanan yang dialami oleh mantan Presiden Regional Carles Puigdemont. Demo ini jelas mengganggu aktivitas di Barcelona.

"Jelang siang, demo sudah mereda. Hanya ada beberapa orang yang masih bertahan di pusat kota," kata pejabat pemerintahan regional yang tak ingin disebutkan namanya, seperti dikutip AFP, Kamis 9 November 2017.

Spanduk besar dipasang di salah satu terowongan di Barcelona, ??menghalangi jalan masuk untuk para pengguna jalan.

Para pengunjuk rasa juga memotong jalan utama yang menghubungkan wilayah tersebut dengan 7,5 juta orang ke Prancis dan ke Madrid.

Pada sebuah demonstrasi di Sitges, barat daya Barcelona, ??para demonstran memasang spanduk, kursi santai dan permainan papan catur saat antrian panjang pengendara motor terjadi.

Selama masih terjadi demo, sebagian besar toko dan tempat-tempat wisata di Barcelona tutup. Hanya ada beberapa toko yang buka pada hari ini meskipun para demonstran memblokir akses ke Sagrada Familia. 

Puigdemont, yang melarikan diri ke Belgia di mana dia menghadapi ekstradisi ke Spanyol, pada hari Selasa mengkritik Uni Eropa yang mendukung Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy dalam krisis tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Belgia Charles Michel pada hari Rabu membantah bahwa pemerintahannya "dalam krisis" atas kehadiran Puigdemont, setelah anggota separatis Flemish dari pemerintah koalisinya menyatakan mendukung kemerdekaan Catalonia.

Dia menambahkan bahwa keberadaan Puigdemont di Belgia adalah "masalah bagi pengadilan, bukan untuk pemerintah". Rajoy menanggapi dengan bercuit di Twitter: "Kita harus menghormati peraturan hukum dan karena itu independensi hakim Belgia dan Spanyol."



(FJR)