Lima Orang Tewas dalam Penembakan di Gereja Rusia

Willy Haryono    •    Senin, 19 Feb 2018 09:10 WIB
terorismepenembakanrusia
Lima Orang Tewas dalam Penembakan di Gereja Rusia
Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)

Kizlyar: Lima orang tewas setelah seorang pria menembakkan senjata api ke sekelompok jemaat yang meninggalkan sebuah gereja di Dagestan, Rusia, Minggu 18 Februari 2018.

Kantor berita Tass melaporkan pelaku ditembak mati polisi usai membunuh empat orang dan melukai empat lainnya di area gereja kota Kizlyar. 

Menurut keterangan Pastor Pavel di gereja tersebut, pelaku menggunakan senapan berburu dan menembaki orang-orang yang baru saja selesai menghadiri misa. 

"Empat orang tewas. Pelaku sudah ditembak mati. Dua polisi dan satu wanita terluka," ujar Wali Kota Kizlyar Alexander Shuvalov. 

Agensi propaganda kelompok militan Islamic State (ISIS), Amaq, mengklaim bertanggung jawab atas serangan meski tidak memaparkan bukti apapun.

Hingga saat ini polisi belum dapat menentukan motif pelaku, apakah ada hubungannya dengan terorisme atau tidak. Serangan terjadi di sebuah gereja ortodoks Rusia yang berdiri di kawasan mayoritas Muslim. 

Berdasarkan situs berita Interfax, pelaku teridentifikasi sebagai seorang warga lokal berusia sekitar 20 tahun. 



(WIL)