18 Tahun Menghilang, TKI Korban Perbudakan Dipulangkan

Sonya Michaella    •    Rabu, 11 Apr 2018 10:56 WIB
perlindungan wni
18 Tahun Menghilang, TKI Korban Perbudakan Dipulangkan
Parinah, WNI yang hilang kontak dengan keluarganya selama 18 tahun (Foto: KBRI London).

London: KBRI London bekerja sama dengan kepolisian Sussex berhasil menyelamatkan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Banyumas, Jawa Tengah, yang hilang kontak dengan keluarganya selama 18 tahun.
 
Sebelumnya, KBRI London sempat menerima berita soal adanya WNI yang terkena masalah bernama Parinah pada 1 Maret 2018.
 
Saat ini, Parinah sudah berhasil pulang ke Indonesia dengan difasilitasi KBRI London. Menurut keterangan tertulis dari KBRI London kepada Medcom.id, Rabu 11 April 2018, Parinah akan tiba di Jakarta pada hari ini sekitar pukul 18.15 dengan maskapai Garuda Indonesia.
 
Setiba di Jakarta, perwakilan dari BNP2TKI dan Kementerian Luar Negeri RI akan menjemput Parinah dan memproses perjalanannya selanjutnya ke Banyumas.
 
"KBRI London akan terus menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian setempat terkait penanganan kasus Parinah agar hak-haknya dapat diselesaikan secara tuntas," sebut pernyataan KBRI London.
 
Dikutip dari Antara, Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London Gulfan Afero mengatakan, KBRI melakukan koordinasi intensif dengan Met Police (Modern Slavery Unit) yang kemudian menghubungkan dengan kepolisian setempat di Brighton, Sussex.
 
Kemudian, kepolisian Brighton berhasil mengeluarkan Parinah dari rumah majikannya. Di hari yang sama, sang majikan ditahan dengan dugaan tindak perbudakan modern.
 
Parinah sempat tinggal di rumah KBRI London dan dijadwalkan segera dipulangkan ke Tanah Air. Parinah tercatat berada di Inggris sejak 28 Mei 2001, setelah bekerja di Arab Saudi sejak tahun 1999.
 
Selama bekerja dengan majikan, Parinah tidak diperkenankan keluar rumah, kecuali jika bersama salah seorang anggota keluarga. Pihak keluarga juga tak bisa menghubungi Parinah sama sekali.
 
Parinah juga sudah membuat pernyataan kepada pihak Kepolisian Brighton bahwa dirinya belum memdapatkan haknya. Kesaksian Parinah ini akan diserahkan ke pengadilan dan dikeluarkan pada sidang tersangka.
 
Pihak kepolisian juga tengah membuat BAP kasus Parinah dan akan kembali mendatangkan TKI itu untuk menjadi saksi di pengadilan dan dibiayai kepolisian setempat.


(FJR)