Erdogan Disambut Protes saat Resmikan Masjid di Jerman

Arpan Rahman    •    Minggu, 30 Sep 2018 14:29 WIB
politik jermanturki
Erdogan Disambut Protes saat Resmikan Masjid di Jerman
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meresmikan sebuah masjid di Cologne, Jerman, 29 September 2018. (Foto: AFP/PATRIK STOLLARZ)

Cologne: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakhiri kunjungan kenegaraan ke Jerman dengan meresmikan salah satu masjid terbesar di Eropa. Peresmian itu diwarnai aksi mendukung sekaligus menentang dari ribuan orang di Cologne. 

Kunjungan Erdogan ke Jerman bertujuan memperbaiki hubungan Ankara dengan Berlin. Namun dia kurang mendapat sambutan hangat dari warga setempat.

Beberapa politikus oposisi Jerman memboikot jamuan makan malam kenegaraan dengan Erdogan yang diadakan Jumat malam. Kanselir Jerman Angela Merkel juga absen.

Dalam peresmian masjid pada Sabtu kemarin, beberapa orang melambaikan bendera Turki dan meneriakkan nama Erdogan.

Namun ada juga sekelompok pengunjuk rasa yang menentang Erdogan, dengan mengaitkannya dengan catatan pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan pers, dan diskriminasi terhadap minoritas di Turki.

Seorang penentang Erdogan, Cansu, mengaku datang jauh-jauh dari Swiss untuk ikut berunjuk rasa.

"Saya ingin mewakili suara orang-orang yang tidak bisa turun ke jalanan Turki karena mereka telah ditangkap, dibunuh atau ditindas," kata mahasiswa berusia 30 tahun itu, seperti dilansir dari Sky News, Minggu 30 September 2018.

Hubungan Turki-Jerman mulai memburuk setelah percobaan kudeta 2016 yang berujung pada penangkapan puluhan ribu orang atas perintah Erdogan.

Baca: Turki Pecat 18.632 Pegawai Negara Terkait Kudeta 2016


(WIL)