Pemimpin Catalonia Didesak Klarifikasi Deklarasi Kemerdekaan

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 11 Oct 2017 18:47 WIB
referendum catalonia
Pemimpin Catalonia Didesak Klarifikasi Deklarasi Kemerdekaan
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy minta klarifikasi mengenai pengumuman kemerdekaan Catalonia (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Madrid: Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy meminta pemimpin Catalonia Carles Puigdemont untuk mengklarifikasi pernyataannya telah mengumumkan kemerdekaan wilayah semi otonom tersebut.
 
Pasalnya, beredar kabar deklarasi kemerdekaan Catalonia telah diumumkan malam sebelumnya. Hal ini jelas menimbulkan kebingungan di masyarakat.
 
"Kabinet setuju pagi ini untuk secara formal meminta Pemerintah Catalonia mengonfirmasi apakah mereka sudah menyatakan kemerdekaan atau tidak," seru Rajoy dalam pidato di televisi, seperti dikutip dari AFP, Rabu 11 Oktober 2017.
 
Sebelumnya, Pemerintah Spanyol mengumumkan akan melakukan perundingan usai para pemimpin Catalonia menangguhkan deklarasi kemerdekaan mereka. Rajoy akan memimpin rapat kabinet darurat untuk menanggapi pernyataan pemimpin Catalonia, Carles Puigdemont yang menyebutkan sudah mendapat dukungan untuk mendeklarasikan kemerdekaan.
 
Rajoy bersumpah akan menggunakan segala sesuatu dalam kekuasaannya untuk mencegah kemerdekaan dan menolak peraturan langsung atas wilayah semi otonom tersebut. Langkah yang diambilnya ini, menurut para analis dapat menimbulkan kerusuhan.
 
 
Pasalnya, kata Rajoy, yang dipertaruhkan adalah masa depan sebuah wilayah berpenduduk 7,5 juta orang. Dan wilayah di Catalonia merupakan salah satu kekuatan ekonomi Spanyol.
 
Rajoy dikabarkan sedang mempelajari semua opsi yang tersedia untuk menahan rencana 'perceraian' Catalonia dengan Spanyol. Opsi, yang tidak dijabarkan secara lengkap ini, tersedia lengkap saat Rajoy mengadakan rapat darurat terkait penundaan deklarasi kemerdekaan Catalonia. 
 
Sementara itu, ratusan ribu warga Spanyol berkumpul dan demo menolak upaya 'perceraian' Catalonia dari Spanyol, pada Senin kemarin.
 
Warga yang diperkirakan mencapai 350 ribu orang tersebut melambaikan bendera Spanyol dan Catalonia dan bertuliskan "Catalonia adalah Spanyol" serta "Bersama Kita Lebih Kuat".
 
Tidak hanya di Barcelona, demo juga digelar di 50 kota lainnya, termasuk ibu kota Madrid. Ribuan orang mengenakan baju warna putih berkumpul dan membawa spanduk seruan perdamaian dan dialog antara pemerintah pusat dan Catalonia.



(FJR)