26 Mayat Gadis Imigran Mengapung di Laut Mediterania

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 07 Nov 2017 17:21 WIB
imigran gelap
26 Mayat Gadis Imigran Mengapung di Laut Mediterania
Imigran yang nekat melintasi Laut Mediterania demi menyeberang ke Eropa (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Salerno: Otoritas Italia melakukan investigasi mencari penyebab tewasnya 26 gadis remaja, yang mayatnya ditemukan di Laut Mediterania pada Minggu kemarin.
 
Sebanyak 26 jenazah gadis berusia antara 14 hingga 18 tahun ditemukan mengapung di Laut Mediterania. Diyakini mereka imigran asal Niger dan Nigeria yang mencari suaka ke Eropa. Mereka diduga menyeberang dari Libya.
 
Kepala polisi Salerno Lorena Ciccotti menuturkan autopsi akan dilakukan pada hari ini, Selasa, 7 November 2017. Menurutnya, petugas pemeriksa mayat akan menyelidiki apakah gadis-gadis tersebut disiksa atau dilecehkan secara seksual.
 
Dikutip dari laman CNN, mayat mereka ditemukan dekat sebuah perahu karet yang hampir tenggelam ketika para penyelamat tiba. Para pekerja bantuan menggambarkan situasi muram kala penyelamatan terjadi.
 
"Korban selamat menggantung di ujung kapal yang belum tenggelam, sementara mayat-mayat mengapung di dekat mereka," ujar Cicotti.
 
Penyelamatan akhir pekan kemarin merupakan keempat kalinya dilakukan di Laut Tengah selama akhir pekan. Secara keseluruhan, 400 orang dibawaw ke kapal Spanyol, Cantabria, sebelum berlabuh di kota pelabuhan Salerno, Italia.
 
Di antara korban selamat, ada 90 wanita dan 52 anak di bawah umur, termasuk bayi berusia seminggu.
 
Libya sendiri menjadi 'titik lompat' terkenal bagi para imigran yang mencari suaka ke Eropa. Banyak warga sub-Sahara Afrika melarikan diri dari perang dan penganiayaan. Tak hanya itu, masalah kemiskinan juga menjadi penyebab kaburnya mereka dari negara asal.



(FJR)