Jurnalis Hilang, Miliuner Inggris Tunda Proyek dengan Saudi

Fajar Nugraha    •    Jumat, 12 Oct 2018 19:10 WIB
kebebasan persarab saudiinggris
Jurnalis Hilang, Miliuner Inggris Tunda Proyek dengan Saudi
Pengusaha Inggris Richard Branson menunda proyek di Arab Saudi. (Foto: AFP).

London: Pengusaha Inggris Richard Branson menangguhkan dua jabatan direktur terkait dengan proyek-proyek pariwisata di Arab Saudi. Keputusan diambil setelah hilangnya wartawan Saudi, Jamal Khashoggi di Turki.
 
Dalam sebuah pernyataan Kamis malam, Branson mengatakan juga bahwa kelompok Virgin akan menunda diskusi dengan Arab Saudi atas investasi yang diusulkan di Virgin Galactic. Investasi itu ditujukan untuk melakukan penerbangan luar angkasa pertama dalam beberapa minggu.
 
Baca juga: Trump Desak Investigasi Wartawan Arab Saudi yang Hilang.
 
"Saya memiliki harapan besar untuk pemerintahan saat ini di Kerajaan Arab Saudi dan pemimpinnya Putra Mahkota Muhammad bin Salman dan itulah mengapa saya senang menerima dua direktur dalam proyek pariwisata di sekitar Laut Merah," kata Branson dalam pernyataan yang diposting. di situs web Virgin, seperti dikutip AFP, Jumat 12 Oktober 2018.
 
"Saya merasa dapat memberikan saran pengembangan praktis dan juga membantu melindungi lingkungan yang berharga di sekitar garis pantai dan pulau-pulau," tutur Branson.
 
Namun dia menambahkan: "Apa yang telah dilaporkan terjadi di Turki sekitar hilangnya wartawan Jamal Khashoggi, jika terbukti benar, jelas akan mengubah pandangan Barat untuk melakukan bisnis dengan Pemerintah Saudi".
 
Baca juga: Turki Klaim Punya Bukti Jurnalis Arab Saudi Dibunuh.
 
"Kami telah meminta informasi lebih lanjut dari pihak berwenang di Saudi dan untuk memperjelas posisi mereka dalam kaitannya dengan Khashoggi," ucap pengusaha nyentrik itu.
 
"Sementara penyelidikan tersebut sedang berlangsung dan keberadaan Khashoggi tidak diketahui, saya akan menangguhkan jabatan direktur saya dari dua proyek pariwisata," tegas Branson.
 
Ketegasan Branson ditunjukan dengan sikap Virgin yang juga akan menunda pembahasannya dengan Dana Investasi Publik atas investasi yang diusulkan dalam perusahaan ruang angkasa Virgin Galactic dan Virgin Orbit. Padahal pada Selasa 8 Oktober, Branson mengharapkan perusahaan Virgin Galactic untuk melakukan penerbangan luar angkasa pertamanya dalam beberapa minggu, bukan hitungan bulan.


(FJR)