UE Jatuhkan Sanksi ke Kepala Intelijen Rusia

Arpan Rahman    •    Selasa, 22 Jan 2019 19:00 WIB
inggrisrusiauni eropa
UE Jatuhkan Sanksi ke Kepala Intelijen Rusia
Wakil Laksamana AL Rusia Igor Kostyukov (kiri) bersama Presiden Vladimir Putin (dua kiri) di Moskow, 2 November 2018. (Foto: AFP/Sputnik/ALEXEI DRUZHININ)

Brussels: Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada kepala intelijen militer Rusia beserta wakilnya, Senin 21 Januari 2019. Sanksi dijatuhkan atas kecurigaan keduanya merupakan tokoh di balik serangan gas syaraf di Inggris tahun lalu.

Sanksi terhadap kedua tokoh itu berupa larangan bepergian ke beberapa wilayah dan pembekuan aset. Tahun lalu, Inggris menuduh Rusia berada di balik serangan gas syaraf terhadap mantan mata-mata Moskow Sergei Skripal beserta putrinya, Yulia.

Kremlin mengecam UE sebelum penjatuhan sanksi diumumkan. Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, mengingatkan akan adanya reaksi "negatif"dari Moskow. Dia menilai tuduhan UE terhadap dua tokoh intelijen itu "tidak berdasar."

Seperti dinukil dari laman Financial Times, Senin 21 Januari 2019, Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini menolak mengomentari kecaman Peskov. Namun ia menegaskan sanksi ini memiliki "dasar hukum yang sangat kuat."

Dua orang yang dijatuhi sanksi itu adalah keoala organisasi intelijen militer GRU, Igor Kostyukov serta wakilnya, Alexander Alekseyev. UE juga menjatuhkan sanksi kepada dua terduga penyerang Skripal, yakni Alexander Petro dan Ruslan Boshirov.

Kostyukov, Wakil Laksamana berusia 57 tahun, menjadi kepala GRU setelah kematian mendadak pendahulunya pada November tahun lalu. Sementara Alekseyev, yang juga berusia 57 tahun, adalah seorang agen intelijen veteran. 

Keduanya telah menjadi target sanksi Amerika Serikat sejak 2016 atas tuduhan ikut campur dalam pemilihan umum di Negeri Paman Sam.

Penjatuhan sanksi ini merupakan hasil dari upaya keras Inggris dalam mendorong UE untuk bersatu menghadapi Rusia terkait serangan terhadap Skripal di Salisbury.

Baca: Gas Syaraf Kasus Skripal Bukan dari Laboratorium Inggris


(WIL)