Paus Fransiskus Sebut Warga Tak Berdaya Dibunuh di Gaza

Willy Haryono    •    Minggu, 01 Apr 2018 21:51 WIB
paus fransiskusisrael palestinapalestina israel
Paus Fransiskus Sebut Warga Tak Berdaya Dibunuh di Gaza
Paus Fransiskus dalam misa paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, 1 April 2018. (Foto: Andreas Solaro/AFP/Getty Images)

Vatikan: Paus Fransiskus menyerukan perdamaian di Tanah Suci, Minggu 1 April 2018, dua hari usai belasan warga Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di sepanjang pagar perbatasan Gaza-Israel. 

Fransiskus menyebut konflik bersenjata di Gaza-Israel berimbas buruk kepada warga yang tidak berdaya. 

Seperti dikutip NBC News, pernyataan disampaikan Fransiskus dalam pesan Hari Raya Paskah di hadapan puluhan ribu orang di balkon Basilika Santo Petrus di Vatikan.

Ia juga menyerukan diakhirinya "kekejian" di Suriah dan meminta agar akses untuk bantuan kemanusiaan dibuka. Tidak hanya itu, Fransiskus juga menyerukan perdamaian untuk Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo. 

Jumat kemarin, Fransiskus diyakini merujuk langsung pada konflik di perbatasan Gaza-Israel. Ia menyerukan "rekonsiliasi di Tanah Suci" dan menyebut konflik yang sedang berjalan saat ini tidak pandang bulu dan menggilas mereka yang tidak berdaya. 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan sosok lainnya telah menyerukan adanya investigasi atas kekerasan di Gaza-Israel. 

Menteri Pertahanan Israel menolak seruan adanya investigasi, dengan mengklaim hanya berusaha menjaga kedaulatan negara di sepanjang perbatasan. 

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) telah mencegah kerangka resolusi Dewan Keamanan PBB yang ditujukan kepada Israel untuk menahan diri di perbatasan.

 


(WIL)