Ribuan Aktivis Spanyol Desak Penghentian Atraksi Banteng

Willy Haryono    •    Minggu, 14 May 2017 13:41 WIB
satwa
Ribuan Aktivis Spanyol Desak Penghentian Atraksi Banteng
Seorang matador profesional tergeletak usai diseruduk banteng di Spanyol, 9 juli 2016. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Madrid: Ribuan aktivis penyayang bintang berunjuk rasa di Madrid, mendesak agar atraksi banteng bullfighting yang sudah menjadi tradisi turun temurun di Spanyol segera dihentikan.

Massa bergerak di sepanjang pusat ibu kota Spanyol. Beberapa pendemo berjalan bersama di bawah spanduk bertuliskan: "Bullfighting adalah kekerasan dan Anda semua bisa menghentikan itu."

Aktivis pencinta hewan mengatakan bullfighting adalah salah satu bentuk kekejaman paling nyata terhadap binatang. Dalam atraksi ini, satu atau beberapa matador melakukan manuver menghindari serudukan banteng sembari melemparkan tombak ke arah tubuh hewan tersebut. 

Bullfighting biasanya diakhiri denga aksi matador menusukkan senjata tajam ke bagian jantung banteng. Tradisi ini berbahaya karena matador bisa kehilangan nyawanya. 

Aksi unjuk rasa damai digelar saat festival San Isidro, di mana sejumlah atraksi banteng digelar di arena ternama Las Ventas di Madrid. Demonstrasi ini merupakan bukti adanya perbedaan pendapat di tengah masyarakat Spanyol. 

Sebagian warga melihat bullfighting sebagai sebuah kekejaman, sementara sebagian lainnya hanya ingin mempertahankan tradisi.

Warisan Budaya Spanyol

Demonstran juga mendesak pemerintah merevisi aturan dan memasukkan kekejaman terhadap hewan ke kitab undang-undang hukum pidana. 

Juru bicara aktivis hewan Laura Gonzalo menyerukan agar semua bullfighting dihentikan.

"Ini saatnya bagi masyarakat untuk bersatu dan mengatakan 'cukup,'" tutur dia, seperti dikutip Associated Press, Minggu 14 Mei 2017.

Dalam sebuah undang-undang yang diloloskan pada 2013, Spanyol menyebut bullfighting sebagai bagian dari warisan budaya negara. 

Wali Kota Madrid Manuela Carmena tidak melarang bullfighting, namun menghilangkan dana subsidi tahunan promosi acara.


(WIL)