Polisi Menduga Tersangka Ledakan Dortmund Punya Motif Finansial

Arpan Rahman    •    Jumat, 21 Apr 2017 15:43 WIB
borussia dortmund 2016--2017ledakan
Polisi Menduga Tersangka Ledakan Dortmund Punya Motif Finansial
Tiga ledakan terjadi saat pemain dan staf Borussia Dortmund hendak meninggalkan hotel pada 11 April 2017. (Foto: Sky News)

Metrotvnews.com, Dortmund: Kepolisian Jerman telah menahan seorang pria yang dicurigai melakukan serangan bom terhadap bus tim sepakbola Borussia Dortmund, dan meyakini motif serangan bersifat finansial.

Alih-alih motif terorisme, otoritas Jerman mereka menganggap tersangka, yang diidentifikasi hanya sebagai Sergej W, mungkin berspekulasi mengenai nilai saham Dortmund yang jatuh setelah pengeboman.

Pemain internasional Spanyol Marc Bartra dan seorang perwira polisi terluka dalam ledakan, saat para pemain dan staf pelatih meninggalkan sebuah hotel menjelang pertandingan Liga Champions di Jerman.

Jaksa mengatakan tersangka, yang ditahan pada Jumat 21 April 2017, memasang "taruhan" yang akan memberinya hak menjual 15.000 saham pada harga yang telah ditentukan -- menghasilkan keuntungan besar jika nilainya turun.

"Penurunan harga saham yang signifikan bisa diperkirakan jika seorang pemain terluka parah atau bahkan terbunuh akibat serangan tersebut," kata polisi, seperti disitir Sky News, Jumat 21 April 2017.

Pelaku berusia 28 tahun, yang memiliki kewarganegaraan ganda Jerman dan Rusia, menghadapi tuduhan melakukan percobaan pembunuhan, menyebabkan ledakan, dan menyebabkan seseorang terluka parah.


Marc Bartra menjalani operasi akibat patah tulang tangan. (Foto: Sky News)

Keterlibatan ISIS?

Tiga surat identik ditemukan di lokasi kejadian, menghubungkan serangan dengan keterlibatan Jerman dalam perang melawan Islamic State (ISIS) di Suriah. Tapi otoritas Jerman ragu atas keaslian ketiga surat.

Surat keempat yang diposting di dunia maya -- yang bisa jadi berasal dari kelompok anti-fasis -- diabaikan polisi.

Bahan peledak yang dipakai dalam serangan 11 April 2017 berisi pin logam -- yang salah satunya mengenai sandaran kepala pelatih -- dan memiliki jangkauan 100 meter.

Polisi yakin bahwa bahan peledak yang menghancurkan jendela bus tim mungkin telah disembunyikan di pagar tanaman dekat tempat parkir L'Arrivee Hotel and Spa di pinggiran kota Dortmund.

Ledakan terjadi sekitar 9 kilometer dari Westfalenstadion, di mana tim tersebut dijadwalkan menghadapi tim Prancis AS Monaco.

Pertandingan ditunda selama 24 jam, dan pendukung tim tamu ditawari tempat tinggal semalam oleh para pendukung Borussia Dortmund.

 


(WIL)