Kapal Tenggelam di Mediterania, 64 Migran Dikhawatirkan Tewas

Arpan Rahman    •    Selasa, 09 Jan 2018 18:07 WIB
imigran gelap
Kapal Tenggelam di Mediterania, 64 Migran Dikhawatirkan Tewas
Para migran yang diselamatkan dari Laut Mediterania berada di Catania, Italia, 8 Januari 2018. (Foto: AFP/GIOVANNI ISOLINO)

Jenewa: Sebanyak 64 migran asal Afrika, termasuk seorang ibu dengan anak berusia tiga tahun, dikhawatirkan tewas tenggelam. Insiden terjadi setelah perahu karet yang dipenuhi migran tenggelam di Laut Mediterania.

Penjaga pantai Italia menyelamatkan 86 orang dari kapal itu, yang diketahui berangkat dari Libya. Petugas datang beberapa jam setelah kapal tersebut mulai tenggelam pada Sabtu pagi. Kabar disampaikan seorang pejabat Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM).

Tim penyelam terjun ke air untuk menarik puluhan penumpang ke tempat aman, termasuk beberapa yang bertahan di atas kapal yang setengah tenggelam. Sementara penumpang lain berjuang sekuat tenaga mengapung di tengah laut.

Delapan jasad ditemukan di sekitar perahu karet. Kedelapan jasad itu diketahui semuanya berjenis kelamin perempuan. 

Baca: IOM: Mediterania Perbatasan Paling Berbahaya di Dunia bagi Imigran

Namun petugas IOM yang menemukan kapal penyelamatan pada Senin di Catania, Sisilia, mengatakan dua dari delapan korban tewas adalah laki-laki dewasa.

Karena perahu karet di Mediterania biasanya diisi lebih dari 100 migran, terdapat kekhawatiran bertambahnya korban jiwa. Namun penjaga pantai Italia yang mencari sepanjang malam tidak menemukan ada korban selamat maupun jasad tambahan.

Flavio Di Giacomo, dari IOM yang berbasis di Jenewa, mengatakan bahwa korban yang diwawancarai agensi tersebut di Catania mengungkapkan bahwa 150 orang berada di atas perahu karet saat berangkat dari pantai timur Tripoli.

"Enam puluh empat migran kehilangan nyawa mereka di kapal karam Sabtu lalu," kata Di Giacomo. "Mungkin 56 migran yang hilang" meninggal dunia di laut.

Di Giacomo mengatakan bahwa kebanyakan perahu yang digunakan sindikat penyelundup manusia terbuat dari karet berkualitas buruk.

 


(WIL)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

18 hours Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA