Pimpinan Catalunya Menyerahkan Diri ke Kepolisian Belgia

Eko Nordiansyah    •    Senin, 06 Nov 2017 03:58 WIB
referendum catalunya
Pimpinan Catalunya Menyerahkan Diri ke Kepolisian Belgia
Presiden Catalonia Carles Puigdemont (tengah). (Foto: AFP/Aurore Belot).

Metrotvnews.com, Brussel: Pemimpin Catalunya yang digulingkan, Carles Puigdemont dan empat mantan penasihat telah menyerahkan diri ke kepolisian Belgia. Mereka menyerahkan diri dengan didampingi pengacara.

Juru bicara jaksa Belgia, Gilles Dejemppe menyatakan, mereka bakal diperiksa hakim investigasi. Dalam waktu 24 jam hakim itu bakal memutuskan apakah akan menolak penangkapan, menahan, melepaskan mereka atau memberikan jaminan.

"Jika hakim memutuskan untuk terus maju dan menangkap mereka, Belgia memiliki waktu maksimal 60 hari untuk mengembalikan tersangka ke Spanyol. Tapi jika tersangka tidak mengajukan keberatan hukum, transfer bisa terjadi lebih cepat," kata Dejemppe dilansir BBC, Senin 6 November 2017.

(Baca juga: Jaksa Spanyol Tuntut Pemimpin Catalan atas Tuduhan Pemberontakan)

Puigdemont melarikan diri ke Belgia setelah Madrid menerapkan peraturan langsung di Catalunya usai referendum kemerdekaan. Dia menyatakan tidak akan kembali ke Spanyol kecuali jika dirinya dijamin oleh pengadilan yang adil.

Dia dan keempat rekannya dicari dengan tuduhan pemberontakan, penghasutan, penyalahgunaan dana publik, ketidaktaatan, dan pelanggaran kepercayaan setelah referendum yang dianggap oleh pengadilan Spanyol tidak konstitusional.

?(Baca juga: PM Belgia tak Undang Carles Puigdemont)

Pekan lalu, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memberlakukan peraturan langsung di Catalunya, membubarkan parlemen daerah, dan melakukan pemilihan lokal pada 21 Desember 2017.

Rekan-rekan Puigdemont yang sekarang juga ditahan adalah Meritxell Serret (mantan Menteri Pertanian), Antoni Comín (mantan Menteri Kesehatan), Lluís Puig (mantan Menteri Kebudayaan), dan Clara Ponsatí (mantan Menteri Pendidikan).


(HUS)