Paus Fransiskus Sebut Status Quo Yerusalem Harus Tetap Dipertahankan

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 06 Dec 2017 18:55 WIB
palestinapalestina israel
Paus Fransiskus Sebut Status Quo Yerusalem Harus Tetap Dipertahankan
Paus Fransiskus menegaskan status quo Yerusalem harus dipertahankan. (Foto: AFP).

Vatican City: Paus Fransiskus mengatakan status quo Yerusalem harus dipertahankan. Pernyataannya dilontarkan beberapa jam sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memindahkan Kedutaan Besar AS ke kota suci tiga agama besar itu dari Tel Aviv.
 
"Saya tidak dapat membungkam keprihatinan mendalam saya atas situasi yang telah muncul dalam beberapa hari ini terjadi. Pada saat yang sama, saya sangat mengharapkan semua orang untuk menghormati status quo kota itu, sesuai dengan resolusi PBB yang relevan," katanya dalam pidato mingguan.
 
Seperti dilansir AFP, Rabu, 6 Desember 2017 melaporkan, pengumuman itu datang sehari setelah Paus berbicara melalui telepon dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
 
"Yerusalem adalah kota yang unik, suci bagi orang Yahudi, Kristen dan Muslim," katanya.
 
Paus menuturkan bahwa Yerusalem memang panggilan khusus untuk perdamaian. Dia mendoakan agar perdamaian terjadi di Timur Tengah.
 
"Saya berdoa kepada Tuhan agar identitas ini dipertahankan dan diperkuat, demi Tanah Suci, Timur Tengah dan seluruh dunia, semoga kebijakan itu terus berlaku," imbuhnya.
 
Paus menambahkan bahwa mempertahankan status quo itu penting agar tidak menambah unsur ketegangan baru ke dunia yang sudah tidak stabil dan banyak konflik kejam di dalamnya.
 
Trump sudah mengkomunikasikan rencana pemindahan Keduataan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Juru bicara Abbas, Nabil Abu Rudeineh, menyebut Trump memberi tahu rencana itu melalui telepon.



(FJR)