Atasi Berita Hoaks, Presiden Prancis Akan Rombak Aturan Media

Arpan Rahman    •    Kamis, 04 Jan 2018 21:08 WIB
prancis
Atasi Berita Hoaks, Presiden Prancis Akan Rombak Aturan Media
Presiden Prancis Emmanuel Macron akan ubah undang-undang pers demi atasi berita hoaks (Foto: AFP).

Paris: Presiden Emmanuel Macron akan merombak undang-undang media Prancis guna memerangi apa yang disebut 'berita palsu' di media sosial.
 
Macron membuat pengumuman tersebut dalam pidato tahun baru untuk pers. Dia katakan bahwa dirasa perlu bertindak karena upaya yang disengaja dibuat untuk mengaburkan batas antara kebenaran dan kebohongan.
 
"Jika kita ingin melindungi demokrasi liberal kita, kita harus memiliki undang-undang yang kuat. Karena itulah saya telah memutuskan bahwa kita akan mengubah langkah-langkah hukum kita untuk melindungi kehidupan demokrasi dari berita palsu ini," serunya seperti dinukil Euro News, Kamis 4 Januari 2018.
 
Macron mengklaim bahwa dia dan timnya adalah korban berita palsu dan peretasan data utama selama kampanye pemilihan umum, tahun lalu.
 
Sejak menjadi presiden dia juga menuduh salah satu saluran Rusia menaburkan disinformasi tentang dia melalui situsnya.
 
Macron mengatakan ribuan akun propaganda di segala bahasa berusaha merusak reputasinya. Seraya mengatakan undang-undang barunya akan memberlakukan peraturan yang lebih ketat mengenai media sosial. Termasuk mengungkapkan sumber berita berita mereka secara jelas, terutama selama masa pemilihan umum.



(FJR)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

19 hours Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA