'Komodo' & 'Penari Legong' Berkeliling di Jerman

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 14 Sep 2018 08:34 WIB
indonesia-jermanwonderful indonesia
'Komodo' & 'Penari Legong' Berkeliling di Jerman
Bus berposter tempat wisata Indonesia berkeliaran di Jerman. (Foto: Dok. KBRI Berlin).

Munich: Sebanyak lima 'bus Indonesia' terlihat beroperasi di jalan-jalan utama  Munich. Bus-bus berposter tempat wisata di Indonesia ini hadir untuk mempromosikan pariwisata Tanah Air.

Bus-bus Wonderful Indonesia ini mulai muncul sejak awal September. Bus ini beroperasi dari Bandara Munich ke beberapa tujuan di kota tersebut.

Menurut pernyataan tertulis KBRI Berlin, Jumat 14 September 2018, bus berposter tempat wisata Indonesia itu akan ada hingga akhir Oktober mendatang.

Pemasangan poster objek wisata oleh KBRI Berlin pada bulan September dan Oktober ini bukan tanpa rencana. Waktu ini dipilih karena menyesuaikan penyelenggaraan Oktoberfest di kota yang juga dijuluki sebagai kota Schikimicki (kota trendy) ini, tanggal 22 September hingga 7 Oktober 2018. 

Diperkirakan tidak kurang dari 7 juta pengunjung akan ikut dalam Oktoberfest 2018. Festival ini seakan sudah menjadi agenda tahunan para pencinta bir dari berbagai negara.

Tak hanya puas menikmati aneka jenis bir, para pengunjung Oktoberfest juga disuguhkan berbagai jenis kuliner dan pagelaran seni dan budaya. 

"Kita hitung saja, 25 persen pengunjung melihat poster objek wisata tersebut. Berarti iklan ini sudah bisa menjangkau sekitar 1,7 juta wisawatawan potensial. Kalau kita asumsikan 10 persennya tertarik untuk berkunjung ke Indonesia, berarti kita sudah bisa memikat sekitar 170 ribu wisatawan ke Indonesia. Belum lagi kita menghitung efek domino dari mereka yang melihat iklan ini," ujar Dubes RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.

Objek Wisata yang ditampilkan di badan bus juga beraneka ragam. Mulai dari Candi Borobudur, penari Legong Bali, Pulau Padar NTT, Komodo dan Raja Ampat-Papua Barat. Pilihan ini sekaligus memberikan beberapa alternatif kepada para wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia. 

Pemasangan iklan di bagian belakang bis ini merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata yang dicanangkan KBRI Berlin. 

"Kita ingin memperkuat advertising dan branding Wonderful Indonesia di Jerman. Jumlah turis asal Jerman tahun 2017 memang telah meningkat menjadi 267.823 wisatawan dibandingkan angka 184.463 di tahun 2014," katanya.

"Namun angka ini masih jauh dari target yang akan dicapai, yaitu 1 juta wisatawan pada tahun 2020. Untuk itu kita perlu terus menggencarkan upaya promosi dan branding Indonesia kepada masyarakat Jerman," imbuh Havas.

Pemasangan iklan objek wisata ini akan diperluas di Kota Berlin pada November mendatang. Selain itu KBRI Berlin juga akan bekerja sama dengan beberapa stasiun radio di Jerman untuk promosi wisata Indonesia. 


(FJR)