Festival Wayang Kulit Internasional Sertakan Koleksi dari Indonesia

   •    Rabu, 12 Apr 2017 10:22 WIB
indonesia-hongaria
Festival Wayang Kulit Internasional Sertakan Koleksi dari Indonesia
Dubes Wening dan kreasi wayang dari Indonesia (Foto: Dok. KBRI Budapest).

Metrotvnews.com, Pecs: Wayang kulit adalah salah satu warisan budaya yang dimiliki Indonesia dan dikenal di mancanegara. KBRI Budapest di Hongaria pun memamerkan beberapa koleksi wayang kulitnya.
 
Arjuna, Srikandi, Krisna, Nakula dan Sadewa adalah sedikit dari tokoh-tokoh wayang koleksi KBRI Budapest yang dipamerkan pada International Shadow Puppets Festivals 'Karakulit 2017' di Müvészetek és Irodalom Haza, kota Pécs, Hongaria pada 10 April 2017.


Foto: Dok. KBRI Budapest.
 
 
Pameran yang diprakarsai oleh MarkusZinhaz secara resmi dibuka oleh Duta Besar RI untuk Hongaria, Wening Esthyprobo Fatandari tersebut akan dilaksanakan selama satu bulan bersama sama dengan koleksi wayang dari Tiongkok, Turki, India dan Hongaria yang dipamerkan di berbagai museum di kota Pécs.
 
"Wayang kulit atau Shadows Puppets sudah dipertunjukkan di Indonesia sejak abad ke-9" ungkap Dubes Wening dalam pidato pembukaannya di depan pecinta wayang di Pécs, seperti dikutip dari keterangan tertulis KBRI Budapest, yang diterima Metrotvnews.com, Rabu 12 April 2017.
 
"Hal ini dapat dilihat dari prasasti Galigi Mawayang yang diperkirakan ditulis pada tahun 930 M, dimana pada saat itu cerita wayang yang sering dipertunjukan adalah tokoh Bima yang menggambarkan ksatria tangguh. Sejak saat itu, wayang menjadi sebuah seni pertunjukan yang menjadi nafas budaya seiring dengan berkembangnya jaman," imbuhnya.
 
"Dan dengan bangga kami sampaikan bahwa sama halnya seperti Batik, pada 7 November 2003, Wayang Kulit juga telah diakui sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan mahakarya dunia dari Indonesia oleh UNESCO. Pengakuan ini mempertebal rasa kebanggaan Indonesia," pungkas Dubes Wening.
Foto: Dok. KBRI Budapest.
 
 
Pameran wayang Internasional di kota Pecs kali ini merupakan pameran wayang pertama yang diadakan oleh MarkusZinhaz, sebuah yayasan non-profit yang beranggotakan penggemar wayang dari seluruh dunia.  
 
Sebelumnya MarkusZinhaz telah menyelenggarakan beberapa kali festival boneka internasional di kota Pécs. Khusus untuk pameran koleksi Indonesia, MarkusZinhaz juga meminjam berbagai koleksi wayang Dus Polett, seorang pedalang Warga Negara Hongaria yang jatuh cinta kepada wayang saat menempuh program Darmasiswa, beasiswa pendidikan budaya dua semester di Indonesia.
 
Tidak hanya wayang kulir, para staf KBRI Budapest turut unjuk kebolehan pada acara pembukaan Pameran Wayang Internasional ini dengan mempersembahakn tarian tradisional Jawa yang selaras dengan nafas pameran serta menyuguhkan kudapan khas Indonesia. 
 



(FJR)