Tersangka Teror Tulis "Saya Menabrak 10 Orang" dalam Pesan WhatsApp

Arpan Rahman    •    Senin, 10 Apr 2017 18:16 WIB
swediaaksi teror
Tersangka Teror Tulis
Rakhmat Akilov (kanan) telah mengirim pesan ke seorang ekstremis sebelum dan sesudah beraksi di Stockholm, Swedia. (Foto: IBL/REX/SHUTTERSTOCK)

Metrotvnews.com, Stockholm: Pria yang diduga membajak truk lalu menabrakkannya ke kerumunan orang di pusat kota Stockholm, Swedia, berkomunikasi dengan pendukung kelompok militan Islamic State (ISIS) sebelum dan setelah serangan. 

Dalam satu pesannya, ia menulis: "Saya sudah menabrak lebih dari sepuluh orang."

Rakhmat Akilov, pencari suaka asal Uzbekistan, telah berkomunikasi dengan seorang ekstremis yang menyebut dirinya Abu Fatyma melalui layanan pesan WhatsApp, seperti dilaporkan surat kabar Swedia, Expressen.

Menurut tangkapan layar yang belum diverifikasi dari pesan WhatsApp itu -- diterbitkan Expressen -- Akilov mengatakan kepada Fatyma, ia mencoba merakit sebuah bom.

"Bagaimana cara membuat bahan peledak? Besok saya ingin mencari mobil dan menubrukkannya ke arah banyak orang," ia disebut telah menulis begitu.

"Jangan membuang-buang waktu," jawab Fatyma, seperti dinukil Telegraph, Senin 10 April 2017.

Setelah membajak truk yang diparkir di sebuah restoran dekat Queen's Street, Akilov disebut melaju dengan kecepatan tinggi ke pusat perbelanjaan Ahlens. Aksinya menewaskan empat orang dan melukai 15 lainnya.


Polisi di lokasi penabrakan truk ke kerumunan orang di Stockholm. (Foto: AFP)

Kira-kira satu jam setelah serangan, Akilov kemudian dilaporkan menuliskan pesan kepada Fatyma via WhatsApp: "Saya sudah menabrak lebih dari 10 orang di pusat Stockholm, sekarang saya harus pergi dari sini."

Fatyma menjawab: "Saya terharu, saya menyayangimu."

Dia kemudian meminta Akilov mengirim video dari adegan maut itu, yang tampaknya adalah pesan terakhir via WhatsApp tersangka sebelum ditangkap polisi.

 


(WIL)