ISIS Serang Polisi di Champs Elysees Paris

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 21 Apr 2017 07:31 WIB
isis
ISIS Serang Polisi di Champs Elysees Paris
Aparat mengamankan lokasi lokasi penyerangan di kawasan Pusat Perbelanjaan Champs-Elysees, Paris. Foto: AFP/Thomas Samson

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang pria nekat menembak tiga polisi di kawasan Pusat Perbelanjaan Champs-Elysees, Paris, Kamis 20 April 2017 petang, waktu setempat. Satu meninggal, dua sekarat. ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggungjawab atas serangan itu
 
Dilansir dari AFP, pelaku menggunakan senjata otomatis untuk menembak polisi. Serangan di tempat yang ramai turis dan pengunjung itu dilakukan jelang pemilihan umum Presiden Prancis.
 
Sumber polisi menyebutkan, setelah membunuh, pelaku langsung ditembak mati ketika ingin melarikan diri. "Pelaku penyerangan di Champs Elysees di Paris tengah adalah warga negara Belgia,Abu Yussef. Dia adalah salah satu pejuang negara Islam," kata sebuah pernyataan ISIS yang diterbitkan oleh agensi propaganda Amaq.
 
Sebelumnya, sejumlah pengamat telah lama mengkhawatirkan serangan-serangan menjelang pemilu Presiden Prancis yang bakal digelar Minggu.
 
Prancis sejak 2015 berada di bawah status darurat dan telah mengalami serentetan serangan oleh kalangan garis keras, yang menewaskan lebih dari 230 orang dalam dua tahun terakhir.
 
Sebelumnya pada awal pekan ini, dua pria di Marseille ditangkap. Kepolisian mengatakan keduanya berencana melakukan serangan menjelang pemilihan.
 


(FZN)