Demo Hari Buruh di Prancis Ricuh, Enam Polisi Terluka

Sonya Michaella    •    Selasa, 02 May 2017 08:27 WIB
hari buruhprancis
Demo Hari Buruh di Prancis Ricuh, Enam Polisi Terluka
Ricuh di demo Hari Buruh Internasional di Prancis. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Demonstrasi Hari Butuh Internasional berujung ricuh di Prancis. Setidaknya, enam polisi dilaporkan terluka akibat menghalau para demonstran yang melemparkan bom molotov.

Menurut kepolisian Prancis, sekitar 142 ribu orang mengikuti demonstrasi Hari Buruh Internasional ini. Sekelompok demonstran yang menutupi wajahnya dengan kain mulai ricuh dengan melemparkan bom molotov ke polisi.

Akibatnya, polisi terpaksa harus menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Beberapa juga melemparkan batu bata, batu dan botol ke arah polisi.

Dilansir Guardian, Selasa 2 Mei 2017, polisi Prancis juga mengatakan bahwa sekitar 150 orang membawa bom molotov, batu dan tongkat dalam demonstrasi yang diselenggarakan oleh Serikat Pekerja Prancis ini.

Bentrokan ini terjadi di beberapa ruas jalan di sekitar Monumen Bastille atau Place de la Bastille sebagai lambang revolusi Prancis.

Hari Buruh Internasional kali ini berlangsung hanya satu pekan menjelang pemilihan presiden Prancis pada 7 Mei mendatang. 

Warga Prancis harus memilih salah satu di antara Emmanuel Macron atau Marine Le Pen sebagai pemimpin mereka hingga 2022, menggantikan Francois Hollande.

Sejumlah serikat buruh dan aktivis sayap kiri berupaya menjadikan Hari Buruh Internasional ini sebagai momentum untuk bersatu secara nasional.

Mereka hendak menghentikan langkah Marine Le Pen serta Partai Front Nasional. Demonstrasi serupa juga pernah dilakukan pada 2002 ketika ayah Marine, Jean-Marie Le Pen maju ke putaran kedua Pilpres Prancis menghadapi Jacques Chirac.





(WIL)