PM Spanyol Tolak Mediasi dengan Pihak Catalonia

Sonya Michaella    •    Kamis, 12 Oct 2017 11:51 WIB
referendum catalonia
PM Spanyol Tolak Mediasi dengan Pihak Catalonia
PM Spanyol, Mariano Rajoy. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Madrid: Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menolak mediasi apapun untuk menyelesaikan upaya kemerdekaan Catalonia.

"Tidak ada mediasi antara hukum demokrasi dan ketidaktaatan serta ilegalitas," kata Rajoy kepada parlemen, dikutip dari AFP, Kamis 12 Oktober 2017.

Sementara itu, presiden separatis Catalonia, Carles Puigdemont telah menandatangani deklarasi kemerdekaan, namun ia sepakat untuk menunda pemisahan dari Spanyol untuk berdialog dengan pemerintah pusat.

"Ini tidak damai, tidak bebas, tidak akan dikenali Eropa, dan sekarang semua orang tahu dampaknya," ucap Rajoy lagi.

Rajoy juga merujuk pada beberapa perusahaan besar yang telah memindahkan kantor pusat atau markas mereka di luar Catalonia dalam beberapa hari terakhir sebagai dampaknya.

Mediasi berulang kali diajukan Puigdemont sejak referendum berlangsung pada 1 Oktober lalu. Referendum ini pun dianggap ilegal oleh pemerintahan dan pengadilan Spanyol.

Kemarin, Puigdemont juga mengusulkan perlunya seorang mediator ditunjuk untuk menyelesaikan krisis tersebut.

"Mungkin, bisa membantu untuk berbicara jika dua orang yang mewakili pemerintah Spanyol dan dua orang yang mewakili Catalonia menyetujui satu hal, misalnya, menunjuk seorang mediator," ujar dia.

Rajoy juga dikabarkan sedang mempelajari semua opsi yang tersedia untuk menahan rencana 'perceraian' Catalonia dengan Spanyol. Opsi, yang tidak dijabarkan secara lengkap ini, tersedia lengkap saat Rajoy mengadakan rapat darurat terkait penundaan deklarasi kemerdekaan Catalonia. 






(FJR)