Tokoh Kurdi Ditangkap di Praha atas Permintaan Turki

Arpan Rahman    •    Senin, 26 Feb 2018 19:03 WIB
turkikurdi
Tokoh Kurdi Ditangkap di Praha atas Permintaan Turki
Salih Muslim. (Foto: AFP/BERTRAND LANGLOIS)

Praha: Kepolisian Republik Ceko menahan seorang tokoh politik Kurdi Suriah atas peringatan red notice Interpol berdasarkan permintaan Turki. Kabar disampaikan otoritas Kurdi di Turki dan Suriah, Minggu 25 Februari 2018.

Salih Muslim adalah mantan petinggi Partai Serikat Demokratik (PYD), sebuah partai politik Kurdi yang dominan di Suriah.

PYD menjadi sayap politik Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang dianggap Turki sebagai "kelompok teroris." Ankara menganggap YPG memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah memberontak selama tiga dekade di Turki.

YPG adalah kekuatan utama dalam Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Islamic State (ISIS).

Muslim berada di Praha pada Sabtu kemarin untuk menghadiri sebuah konferensi. Setelah seorang peserta asal Turki mengambil fotonya, polisi langsung menahan Muslim usai adanya permintaan dari pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pemerintahan Republik Ceko mengonfirmasi pihaknya telah menangkap Muslim.

"Staf Interpol Ankara diberitahu tentang penangkapan tersebut. Polisi akan mengambil langkah standar sesuai dengan hukum," ujar Kepolisian Republik Ceko, seperti dikutip Deutshce Welle, Senin 26 Februari 2018.

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa Ankara mengajukan permintaan ekstradisi Muslim kepada pejabat Ceko, yang harus terlebih dahulu disetujui pengadilan dan menteri kehakiman.

"Harapan kami, Insyaallah, Republik Ceko akan menyerahkannya ke Turki," tutur Erdogan.


(WIL)