Pemimpin Opoisi Dibebaskan Aparat Rusia

Arpan Rahman    •    Senin, 29 Jan 2018 23:18 WIB
politik rusia
Pemimpin Opoisi Dibebaskan Aparat Rusia
Alexei Navalny (Photo:AFP)

Moskow: Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny dibebaskan dari tahanan polisi pada Minggu malam 28 Januari 2018. Dia sebelumnya dibui setelah mengikuti demonstrasi di Moskow yang menyerukan pemboikotan pemilihan presiden pada bulan Maret nanti.

Menurut keterangan tim pengacaranya, Navalny tetap harus menghadap pengadilan.
Jika dikenakan undang-undang tentang demonstrasi, dia bisa terancam hukuman 30 hari penjara.

Dilansir Irish Times, Senin 29 Januari 2018, Polisi Rusia sebelumnya menggerebek kantor Navalny. Berdasarkan kesaksian warga sekitar, mereka memaksa masuk dengan menggunakan alat-alat listrik.

Aktivis anti-korupsi tersebut dilarang mendaftarkan diri sebagai sebagai calon presiden oleh komisi pemilihan pada Desember lalu karena insiden penahanannya. 

Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa mengkritik keras keputusan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kritik AS atas keputusan komisi pemilihan tersebut sebagai campur tangan serius dalam urusan dalam negeri Rusia. Ia menyarankan agar pemerintah AS mengangkat Navalny menjadi presiden secara unilateral.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Navalny memiliki kesempatan kecil untuk mengalahkan Putin. Namun Navalny mengatakan bahwa sistem politk Rusia tidak ramah terhadap lawan politik Putin.

 


(WAH)