Gempa Lombok, Inggris Terus Berkoordinasi dengan Indonesia

Willy Haryono    •    Selasa, 07 Aug 2018 08:21 WIB
Gempa Lombok
Gempa Lombok, Inggris Terus Berkoordinasi dengan Indonesia
Dampak kerusakan akibat gempa di Lombok, 5 Agustus 2018. (Foto: AFP/Getty)

London: Banyak wisatawan asing, termasuk dari Inggris, yang saat ini berada di Lombok dan sekitarnya usai wilayah tersebut diguncang gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter pada Minggu 5 Agustus.

Jumlah korban tewas akibat gempa Lombok sejauh ini mencapai 98 orang, dengan 236 lainnya mengalami luka-luka.

"Saya sedih saat mengetahui laporan jatuhnya banyak korban jiwa akibat gempa di Lombok. Tim kami terus berkoordinasi dengan otoritas Indonesia untuk membantu warga Inggris di sana," ucap Mark Field, seorang anggota parlemen Inggris dari Partai Konservatif, dalam tulisan di Twitter, Senin 6 Agustus 2018.

"Semua warga Inggris (di Lombok dan sekitarnya) disarankan mengikuti arahan otoritas lokal dan tetap memantau informasi terbaru via @COtravel," lanjut dia.

Sebelumnya, pemerintah Inggris telah mengeluarkan imbauan perjalanan yang hendak menuju Lombok atau sudah berada di sana.

Baca: 148 Wisatawan Asing Dievakuasi dari Gili Trawangan

Selain Inggris, Pemerintah Singapura juga mengeluarkan imbauan perjalanan untuk warga mereka di Lombok. Mereka memerintahkan warganya yang berada di Lombok untuk segera meninggalkan daerah tersebut.

Sejumlah wisatawan asing juga dievakuasi dari beberapa pulau pariwisata di Lombok, terutama Gili Trawangan.

Khawatir terjadi gempa susulan, banyak turis yang datang lebih awal ke Bandara Internasional Lombok dan juga Bali untuk pulang ke negara masing-masing.


(WIL)