Inggris Tawarkan Kemitraan Pembangunan Kapal Perang ke Indonesia

Fajar Nugraha    •    Kamis, 12 Apr 2018 15:59 WIB
indonesia-inggris
Inggris Tawarkan Kemitraan Pembangunan Kapal Perang ke Indonesia
Pertemuan Menhan RI Ryamizard Ryacudu dengan Menteri Muda Pengadaan Pertahanan Inggris Guto Bebb (Foto: Kedubes Inggris).

Jakarta: Menteri Muda untuk Pengadaan Pertahanan Inggris Guto Bebb melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Berbagai isu kerja sama pertahanan dibahas dalam pertemuan Kamis 12 April 2018 itu.
 
Kunjungan ini menurut Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, ditujukan untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus mengidentifikasi area kerja sama yang bisa dilakukan kolaborasi kedua negara.
 
"Ini adalah kunjungan pertama saya ke Indonesia, negara yang Inggris anggap sebagai pasar industri pertahanan dan keamanan yang sangat penting. Kami siap memberikan solusi inovatif bagi angkatan bersenjata Indonesia dalam skema kerja sama dan kemitraan industrial," ujar Menteri Bebb, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, yang diterima Medcom.id, Kamis 12 April 2018.
 
"Saya amat menantikan melakukan pembicaraan untuk mengembakan kerja sama pertahanan kedua negara," imbuhnya.
 
Dikutip dari situs Kemhan.go.id, Menhan Ryamizard Ryacudu menyambut baik dukungan Inggris atas rencana Indonesia untuk membangun sistem pertahanan pantai.
 
Inggris juga menawarkan untuk mengembangkan kemitraan dalam hal kerja sama pembangunan kapal perang jenis fregat. "Namun perlunya melakukan penjajakan awal sebelum melangkah ke hal selanjutnya," pungkas Menhan Ryamizard.
 
Saat ini, kerja sama bidang pertahanan yang sudah berjalan diantaranya MoU Angkatan Laut kedua negara. Tetapi Pemerintah Inggris berharap dapat merealisasikan peningkatan kerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara untuk membangun sistem pertahanan yang kuat melalui skema latihan bersama, dalam menghadapi berbagai ancaman terutama serangan teroris.
 
Dalam pertemuan Menteri Bebb sempat bertanya pendapat Menhan Ryamizard mengenai penggunaan senjata kimia. "Hal (penggunaan senjata kimia) ini sangat tidak setuju, mengingat efek yang ditimbulkan sangat berbahaya dan dapat berdampak terhadap lingkungan serta manusia. Penting bagi negara-negara di dunia untuk menjaga perdamaian dan hubungan kondusif," tegasnya.
 
Kedua menteri sepakat untuk saling bertukar pengetahuan terutama dalam hal pengembangan alutsista dan dalam kesempatan tersebut, Menhan juga menerima undangan pihak Inggris, untuk menghadiri Pameran Dirgantara Farnborough pada Juli 2018. Pameran ini akan diikuti oleh 400 peserta pameran sekaligus menyatakan akan hadir dengan membawa sejumlah Direksi Industri Pertahanan Indonesia.
 
Selama dua hari kunjungannya di Indonesia, Menteri Bebb juga akan melakukan kunjungan kehormatan ke Menteri BUMN Rini Soemarno, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kasad Mulyono.


(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

10 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA