PM Spanyol Dilengserkan Lewat Mosi Tidak Percaya

Sonya Michaella    •    Sabtu, 02 Jun 2018 09:28 WIB
politik spanyol
PM Spanyol Dilengserkan Lewat Mosi Tidak Percaya
Mariano Rajoy meninggalkan parlemen usai diputuskan lengser. (Foto: AFP)

Madrid: Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy dilengserkan dari jabatannya setelah enam setengah tahun berkuasa. Ia lengser melalui mosi tidak percaya yang didukung parlemen.

Rajoy akan digantikan oleh pemimpin Partai Sosialis Pedro Sanchez.

Sebanyak 180 anggota parlemen setuju Rajoy mundur. 169 anggota parlemen tidak setuju dan satu orang abstain. Dalam peraturan, dibutuhkan 176 suara untuk meloloskan mosi tidak percaya. 

Dilansir BBC, Sabtu 2 Juni 2018, awal matinya karier Rajoy bermula dari keputusan hakim yang menjatuhkan hukuman penjara 33 tahun terhadap bendahara Partai Rakyat, Luis Barcenas.

Barcenas, yang juga sekutu politik Rajoy, terbukti bersalah terkait dengan dana kampanye rahasia yang diperoleh secara ilegal dari 1999 hingga 2005. Dana kampanye ilegal ini kemudian dipakai untuk membayar 'bonus' kepada petinggi Partai Rakyat dan juga untuk menjalankan operasional partai.

Skandal korupsi ini dikenal dengan nama Gurtel yang pertama kali mencuat pada tahun 2003. Salah satu surat kabar ternama di Spanyol pernah menerbitkan dokumen yang diduga menunjukkan bukti dana rahasia tersebut dan juga bukti pembayaran kepada anggota Partai Rakyat. 

Nama Rajoy beberapa kali juga muncul dalam dokumen tersebut, namun ia mengelak telah menerima suap dan menolak mengikuti penyelidikan. 

Meski ia tak dituduh secara langsung, skandal korupsi Partai Rakyat tersebut mengikis dukungan warga Spanyol kepadanya. 


(WIL)