AS-Rusia Sepakati KTT Trump-Putin

Arpan Rahman    •    Kamis, 28 Jun 2018 16:01 WIB
as-rusia
AS-Rusia Sepakati KTT Trump-Putin
Presiden AS Donald Trump sepakat melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: AFP).

Moskow: Penasehat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui pada Rabu 27 Juni untuk menetapkan tanggal dan tempat pertemuan puncak dengan Presiden Donald Trump.
 
Rianciannya tidak diungkapkan, tetapi Ajudan Kepresidenan Rusia Yuri Ushakov mengatakan rincian KTT mendatang akan diumumkan oleh pejabat AS dan Rusia Kamis, CNN melaporkan.
 
Helsinki, Finlandia, dan Wina, Austria, telah disebutkan sebagai lokasi KTT tersebut.
 
"Kedua negara telah membahas masalah (KTT) untuk waktu yang lama, dibicarakan melalui saluran tertutup," kata Ushakov.
 
"Saya dapat mengatakan bahwa kesepakatan sudah dicapai untuk mengadakan KTT, bahkan kesepakatan tentang waktu dan tempat. Kami akan mengumumkan besok bersama dengan mitra AS kami," bubuhnya, seperti disitir UPI, Kamis 28 Juni 2018.
 
Putin dan Trump akan bertemu di tempat "nyaman" di negara pihak ketiga, katanya. Laporan CNN juga mengutip seorang pejabat AS yang mengkonfirmasi perjanjian tersebut. Harian Washington Post melaporkan Bolton mengkonfirmasi kesepakatan itu.
 
Ushakov menambahkan pertemuan itu kemungkinan akan berlangsung selama beberapa jam, termasuk rangkaian sarapan pagi dan konferensi pers bersama.
 
Pada kunjungannya ke Moskow, Bolton juga bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, penasihat kebijakan luar negeri Yuri Ushakov, dan anggota Dewan Keamanan Rusia.
 
"Dalam hubungan bilateral ini, kami tidak dapat membanggakan hubungan bilateral yang kuat, apalagi yang tingkat tinggi, itu sebabnya jelas, kontak seperti itu digunakan untuk bertukar pandangan tentang isu-isu global utama -- semua agak jelas dan terang," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
 
Peskov berkata, pertemuan itu mungkin digunakan untuk membahas "keadaan runyam" hubungan bilateral antara AS dan Rusia.
 
Pertemuan itu mungkin menyusul perjalanan Trump ke pertemuan puncak NATO di Belgia pada 11 Juli dan ke Inggris dua hari kemudian.


(FJR)