Pagelaran Hari Budaya Indonesia Pukau Masyarakat Tatarstan

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 30 Oct 2017 22:06 WIB
indonesia-rusia
Pagelaran Hari Budaya Indonesia Pukau Masyarakat Tatarstan
Tari Saman Gayo dipertunjukkan di Hari Budaya Indonesia di Kazan, Tatarstan, 28 Oktober 2017. (Foto: KBRI Moskow)

Metrotvnews.com, Kazan: Memperingati Sumpah Pemuda, Kedutaan Besar RI di Rusia menggelar Hari Budaya Indonesia. Digelar atas kerja sama pemerintah provinsi Aceh dengan Republik Tatarstan, acara menghadirkan berbagai pagelaran tari dan budaya.

"Ini hari bersejarah bagi perjalanan bangsa Indonesia. 89 tahun yang lalu berbagai organisasi pemuda dari berbagai daerah berkumpul di Jakarta untuk mengucapkan sumpah satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Saya merasa terhormat dapat merayakan Hari Sumpah Pemuda ini bersamaan dengan penyelenggaraan Hari Budaya Indonesia di Kazan," ujar Duta Besar RI untuk Rusia M. Wahid Supriyadi.

Dikutip dari keterangan KBRI Moskow yang diterima Metrotvnews.com, Senin 30 Oktober 2017, tim kesenian Indonesia yang datang dari Aceh dan tim KBRI Moskow berkolaborasi dengan warga Rusia yang menjadi penari dan pemain gamelan.

Tabuhan orkestra gamelan yang baru pertama kalinya tampil di luar kota Moskow menggema di ruangan pertunjukan yang artistik dan indah seperti sebuah istana. Tari Saman Gayo dengan keselarasan antara gerakan, irama alat musik dan lagu pengiring membuat penonton terpukau. 


Tim kesenian asal Aceh bersama Dubes Wahid. (Foto: KBRI Moskow)

Tari Tor-tor juga meramaikan acara yang sukses mengajak para penonton menari bersama. Terdapat pula tarian lain seperti tari Merak, Topeng, Genjring, Zapin Malayu, Guel, Ratoh Jaro dan Tarek Puket. Konser diakhiri parade artis yang diiringi lagu Gebyar-Gebyar karangan Gombloh.

Wakil Pertama Menteri Kebudayaan Republik Tatarstan, Elvira Rafailevna Kamalova, mengapresiasi pagelaran ini. Menurutnya, acara ini bisa digelar sebagai tindak lanjut pertemuan Dubes Wahid dengan Presiden Republik Tatarstan, Rustam Minnikanov, Desember lalu.

"Kegiatan ini merupakan momen baik untuk peningkatan kerja sama antara Indonesia dengan Tatarstan. Kami menyambut kegiatan-kegiatan budaya berikutnya," kata Elvira.

Selain konser, Hari Budaya Indonesia diisi kursus kilat bahasa Indonesia, workshop gamelan dan tarian-tarian daerah Indonesia. Para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tatarstan sangat antusias dan tertarik mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut. 

Di Kazan Federal University, misalnya, sejak September 2017 lalu dibuka pelajaran bahasa Indonesia. Kursus kilat pengenalan bahasa Indonesia ini disambut gembira banyak mahasiswa lokal.


Pertunjukan gamelan yang dimainkan mahasiswa Tatarstan. (Foto: KBRI Moskow)


Kursus Bahasa Indonesia di Kazan Federal University. (Foto: KBRI Moskow)




(WIL)