Saling Klaim Kemenangan di Pemilu Italia

Sonya Michaella    •    Senin, 05 Mar 2018 10:21 WIB
italia
Saling Klaim Kemenangan di Pemilu Italia
Sekitar 46 juta warga Italia memberikan suaranya untuk pemilu. (Foto: AFP)

Roma: Koalisi sayap kanan, Forza Italia, milik Silvio Berlusconi mengklaim akan meraih suara terbanyak di pemilihan umum Italia. Hasil akhir diperkirakan akan keluar hari ini.

Partai Berlusconi disinyalir akan memperoleh 31 hingga 41 persen suara, diikuti oleh Gerakan Lima Bintang anti-pembangunan dengan 29 hingga 32 persen suara.

Sejumlah lembaga survei juga memprediksi Berlusconi, yang merupakan mantan Perdana Menteri Italia dan sekutu-sekutunya akan menguasai kursi di parlemen.

Akan tetapi, koalisi tersebut tidak akan mampu memenui kuota sebagai mayoritas.

Berlusconi dipaksa untuk mundur pada 2011 di tengah utang yang menggunung, skandal seks, dan juga kesehatannya yang mengkhawatirkan.

Ia dijatuhi hukuman pada 2013 atas kasus penggelapan pajak sehingga tidak bisa memegang jabatan publik apa pun. 

Dilansir dari AFP, Senin 5 Maret 2018, Partai Demokrat pimpinan Matteo Renzi, partai paling berkuasa di Italia, kemungkinan besar akan menempati posisi ketiga.

Sementara itu, Partai Gerakan Bintang Lima atau M5S mengklaim menempati posisi tertinggi dalam pemungutan suara ini. 

"Ini adalah saat yang nyata untuk kemuliaan," kata wakil dari M5S, Alessandro Di Battista, yang mengklaim telah memperoleh suara sebesar 33 persen. 

"Semua orang harus datang dan berbicara dengan kami," ujarnya.

Ia pun mengacu pada negosiasi untuk membentuk pemerintah baru Italia setelah hasil pemilu resmi diumumkan hari ini.

Jika tidak ada partai atau koalisi yang mencapai 40 persen suara di parlemen, maka Presiden Sergio Mattarella tidak akan bisa meluncurkan perundingan dengan koalisi.


(WIL)