Ribuan Kurdi di Prancis Protes Operasi Afrin oleh Turki

Willy Haryono    •    Minggu, 18 Feb 2018 15:07 WIB
turkikurdi
Ribuan Kurdi di Prancis Protes Operasi Afrin oleh Turki
Ribuan Kurdi berunjuk rasa di Strasbourg, Prancis, 17 Februari 2018. (Foto: AFP/PATRICK HERTZOG)

Strasbourg: Ribuan warga etnis Kurdi berunjuk rasa di kota Strasbourg, Prancis, Sabtu 17 Februari 2018, dalam memprotes operasi militer Turki di Suriah. Mereka juga menyerukan agar pendiri Partai Pekerja Kurdi (PKK) Abdullah Ocalan dibebaskan dari penjara. 

"PBB, tolong hentikan genosida di Afrin," tulis salah satu spanduk yang dibawa pengunjuk rasa. 

Afrin adalah nama kota di Suriah, yang sejak satu bulan terakhir dipenuhi pasukan militer Turki. Ankara mengklaim operasi di Afrin bertujuan menghabisi kelompok teroris Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

Para demonstran di Strasbourg yang datang dari beberapa wilayah Eropa mengibarkan bendera Kurdi serta foto dari Ocalan. Beberapa dari mereka meneriakkan, "Kebebasan untuk Ocalan."

Kepolisian Prancis mengawal jalannya unjuk rasa. Paris menyebut demonstrasi tersebut diikuti sekitar 11 ribu orang, sementara pihak penyelenggara menempatkan angkanya antara 25 hingga 30 ribu. 

Unjuk rasa di Strasbourg biasa terjadi setiap tahun sejak Ocalan ditahan pada 1999. Strasbourg adalah kota tempat berdirinya Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan Dewan Eropa. 

Ocalan, tokoh utama dari pemberontakan PKK di Turki, masih berada di balik jeruji besi di sebuah pulau di lepas pantai Istanbul. 

"(Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan semakin agresif terhadap Kurdi, dan situasinya memburuk dari tahun ke tahun, bulan ke bulan," ungkap Newroz, yang datang dari Jerman untuk ikut berunjuk rasa di Prancis. 

"Erdogan 100 persen diktator, seluruh Eropa harus tahu itu," tambah Okce, yang juga datang dari Jerman.

 


(WIL)