Geng Pemuda Keroyok Polisi di Prancis, Macron Geram

Arpan Rahman    •    Selasa, 02 Jan 2018 13:50 WIB
prancispolitik prancis
Geng Pemuda Keroyok Polisi di Prancis, Macron Geram
Polisi bersiaga dalam perayaan tahun baru di Arc De Triomphe, Paris, Prancis, 1 Januari 2018. (Foto: AFP/GUILLAUME SOUVANT)

Paris: Seorang perwira polisi wanita dan atasannya mengalami "pengeroyokan dan aksi kriminal" oleh sekelompok pemuda berandal di Prancis. Usai beraksi, para pelaku mengunggah rekaman kejadian itu ke media sosial.

Dalam video terlihat seorang polwan yang ditendang dan disakiti sekelompok geng berandal di sebuah area yang dikenal rawan di Paris. Sekelompok pemuda itu juga terlimat melompat ke atas sebuah mobil yang terbalik.

Atasan dari polwan itu juga terluka parah. Ia berusaha mengeluarkan pistol, namun tidak mampu melepaskan tembakan.

Seperti dikutip Mirror, Selasa 2 Januari 2018, insiden mengerikan itu terjadi pada Senin 1 Januari dini hari waktu setempat di di pinggiran Champigny-sur-Marne, di Paris bagian tenggara.

Video pengeroyokan menuai kemarahan di seluruh negeri. Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji menyeret para pelaku ke pengadilan.

Serangan brutal terhadap polisi dan petugas keamanan sering terjadi di Prancis dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua poilisi berhasil diselamatkan mitra mereka, yang kemudian melarikannya ke rumah sakit terdekat. Keduanya menderita gegar otak, meski kondisinya tidak mengancam jiwa.

"Mereka yang bersalah atas tindakan pengecut dan kriminal terhadap polisi akan ditemukan dan dihukum," kata Macron  

"Rasa hormat mendalam saya sampaikan kepada semua agen yang pernah diserang secara brutal seperti itu," lanjut dia.



(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

16 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA