Pemimpin Catalonia Terima Pemilu Dini untuk Menuju Kemerdekaan

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 01 Nov 2017 02:45 WIB
referendum catalonia
Pemimpin Catalonia Terima Pemilu Dini untuk Menuju Kemerdekaan
Warga Catalonia mengikuti awal kampanye referendum kemerdekaan di Tarraco, Tarragona, Spanyol, 14 September 2017. (Foto: AFP/JOSEP LAGO)

Metrotvnews.com, Brussels: Pemimpin terguling Catalonia, Carles Puigdemont mengatakan, menerima pemilihan umum dini oleh pemerintah pusat Spanyol setelah Madrid menguasai wilayah tersebut untuk menghalangi dorongan merdeka.

Puigdemont, yang berbicara dalam jumpa pers di Brussels, juga mengatakan tidak mencari suaka di Belgia setelah jaksa Spanyol menganjurkan tuduhan pemberontakan dan penghasutan terhadap dirinya. Ia akan kembali ke Catalonia saat diberi 'jaminan' oleh pemerintah Spanyol.

Dilansir dari Reuters, Rabu 1 November 2017, pengumuman Puigdemont bahwa ia akan menerima pemilihan umum daerah pada 21 Desember menegaskan bahwa pemerintah Madrid berhasil mengatasi perjuangan panjang atas Catalonia setidak-tidaknya untuk saat ini.

Perlawanan terhadap penguasaan langsung Madrid terhadap Catalonia gagal terwujud pada awal minggu ini dan kepemimpinan pemberontak dalam kekacauan.

Mahkamah Konstitusi Spanyol pada Selasa menghalangi pernyataan kemerdekaan sepihak parlemen daerah itu pada Jumat, yang tidak mendapatkan perhatian dan menyebabkan pemecatan Puigdemont kurang dari satu jam setelah pernyataan tersebut dibuat.

"Saya meminta orang Katalan menyiapkan perjalanan panjang. Demokrasi akan menjadi dasar kemenangan kami," kata Puigdemont.

Pemerintah Spanyol telah mengatakan bahwa Puigdemont dipersilahkan untuk mengambil kesempatannya dan bertahan dalam pemilihan pada 21 Desember, yang diminta oleh Perdana Menteri Mariano Rajoy sebagai cara untuk menyelesaikan kebuntuan.


(DEN)