Mahasiswa Muslim Indonesia Tetap Aman dan Nyaman Kuliah di Inggris

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 13 Nov 2017 10:05 WIB
pendidikan
Mahasiswa Muslim Indonesia Tetap Aman dan Nyaman Kuliah di Inggris
Masjid Pusat Ashton di Manchester, Inggris, yang menjadi lokasi Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya, Ashtoncentralmosque.com

Jakarta: Inggris merupakan negara ramah bagi pelajar yang memeluk agama Islam. Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, menuturkan muslim tak perlu khawatir menempuh pendidikan di negara tersebut. Selain itu, lima persen penduduk Inggris beragama Islam.

"Di Inggris tidak masalah untuk beribadah atau mendapatkan makanan bagi warga Muslim, karena lima persen penduduk kami beragama Islam," ujarnya ditemui di Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Di kota-kota besar, ujar Moazzam, penduduk beragama Islam sudah sangat banyak. Dia mencontohkan di London, hampir 10 persen Muslim tinggal di sana, demikian dengan Birmingham yang penduduk beragama Islam mencapai 30 persen.

Moazzam yang juga beragama Islam, menjelaskan untuk mencari makanan halal sangat gampang di Inggris. Demikian juga dengan masjid untuk beribadah.

"Kalau mau makan makanan halal, mudah ditemukan. Kalau mau ke masjid, untuk bersembahyang tidak masalah, bisa dilakukan di mana-mana. Anda juga bisa bertemu dengan orang Muslim dari berbagai negara," imbuhnya.

Moazzam mengatakan tak hanya menawarkan pendidikan tinggi, Inggris juga menyajikan wisata sepak bola, musik dan hiburan seru lainnya. Dia menyebutkan kuliah di Negeri Ratu Elizabeth bisa berjumpa dengan teman-teman cerdas untuk bertukar pikiran dari berbagai negara.

"Makanya pesan saya, ayo kuliah di Inggris!" ajaknya.

Untuk kuliah di Inggris, tak perlu pusing memikirkan biaya. Pasalnya, negara ini memiliki beberapa program beasiswa yang mendanai seluruh keperluan pelajar yang mengajukan. Beberapa program itu seperti Beasiswa Chevening bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat master atau S2 dan Newton Fund untuk mereka yang mau melanjutkan jenjang doktor atau S3

Untuk program sarjana atau S1, Moazzam menuturkan beberapa universitas Inggris bekerja sama dengan program beasiswa pemerintah Indonesia. Yaitu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).


(RRN)