SAS dan CIA Mulai Buru Anak Osama bin Laden

Arpan Rahman    •    Senin, 02 Oct 2017 23:13 WIB
al qaeda
SAS dan CIA Mulai Buru Anak Osama bin Laden
Osama bin Laden. (Foto: CIA)

Metrotvnews.com, London: Hamza bin Laden sedang diburu pasukan SAS setelah ditetapkan Amerika Serikat (AS) dan Inggris sebagai salah satu target paling diburu.

Dia memimpin kelompok teror al-Qaeda, yang sebelumnya dijalankan sang ayah, Osama bin Laden.

Seperti dikutip Daily Star, Senin 2 Oktober 2017, SAS -- pasukan khusus Inggris -- telah meluncurkan misi rahasia untuk "membunuh atau menangkap" Hamza yang saat ini berusia 28 tahun.

Komunitas intelijen memperingatkan bahwa Hamza "aktif" dan merencanakan serangan ke Barat sejak Angkatan Laut AS membunuh ayahnya pada 2011.

Dalam beberapa pekan sebelum kematian Osama bin Laden, Hamza menghilang dari kompleks terpencil mereka di Abbottabad, Pakistan. Tapi dua tahun lalu, ia merilis video yang memuji serangan teror di London.

Mei kemarin, seorang sumber intelijen Barat mengidentifikasi Hamza dan memastikan dia tengah merencanakan serangan balas dendam ke dunia Barat.

Al-Qaeda sudah dipimpinnya saat penyerang bunuh diri membajak pesawat terbang dan menerbangkannya ke World Trade Center pada September 2001. Dia menyebutnya sebagai awal dari perjuangan global.

Kemunculan kembali Hamza di Suriah membuat Agensi Intelijen Pusat AS atau CIA memasukkan ke dalam 10 target "bernilai tinggi" teratas dalam daftar pengawasan teror. Lebih dari 40 tentara SAS telah bergabung dengan unit lain yang dikirim ke Suriah untuk menemukan Hamza. 

"Teknologi menjadi alat utama dalam melacak orang-orang seperti Hamza," ucap seorang sumber intelijen.

"Hamza akan ditemukan -- suatu saat dia akan melakukan kesalahan kecil dan kami akan menanti momen tersebut," lanjut dia.



(WIL)