Zona Aman untuk Perempuan dalam Pesta Tahun Baru di Berlin

Arpan Rahman    •    Sabtu, 30 Dec 2017 18:10 WIB
jermanperayaan tahun baru
Zona Aman untuk Perempuan dalam Pesta Tahun Baru di Berlin
Polisi Berlin di Jerman melakukan pengawasan ketat jelang perayaan Tahun Baru (Foto: AFP).

Berlin: Penyelenggara pesta Malam Tahun Baru terbesar Jerman di Gerbang Brandenburg, Berlin sedang menyiapkan 'zona keamanan khusus' untuk perempuan yang pernah diserang atau merasa terancam.
 
Aksi tersebut terjadi dua tahun setelah ratusan wanita diraba-raba, dilecehkan secara seksual, dan dirampok oleh segerombolan pria selama perayaan Tahun Baru di Koln.
 
Ratusan ribu orang yang bersuka ria diharapkan berduyun-duyun ke 'pesta akbar' Berlin pada Minggu 31 Desember di depan Gerbang Brandenburg di jantung kota ini.
 
Acara tahunan berlangsung di udara terbuka dengan kembang api, pertunjukan band, dan DJ, akan terus berlanjut hingga dini hari.
 
Polisi Berlin memastikan bahwa kaum wanita tahun ini dapat mencari bantuan di areal yang dikelola oleh Palang Merah Jerman.
 
"Penyelenggara telah membentuk zona keamanan bagi wanita yang telah menjadi korban pelanggaran seksual atau merasa dilecehkan," kata sebuah pernyataan polisi, seperti dinukil Guardian, Sabtu 30 Desember 2017.
 
Anja Marx, juru bicara acara tersebut, mengatakan akan ada area tenda dengan para psikolog siap bertugas.
 
"Kami melakukan ini untuk pertama kalinya," katanya melalui telepon. "Polisi memintanya setelah mereka melakukannya di Munich Oktoberfest tahun ini dan hasilnya berjalan dengan baik," sambungnya.
 
Dia mengatakan tidak ada masalah pada perayaan Tahun Baru yang lalu di Berlin. Serangan massal dua tahun lalu di Koln mengejutkan negara tersebut.
 
Sebuah laporan polisi menggambarkan bagaimana para wanita dikelilingi oleh gerombolan pria yang melakukan kekerasan seksual, dibarengi pencurian dompet dan telepon mereka.
 
Kekerasan tersebut memicu kritik terhadap keputusan kanselir Angela Merkel untuk membuka pintu Jerman bagi lebih dari satu juta migran. Setelah diketahui bahwa banyak serangan dilakukan oleh orang-orang yang berpenampilan Afrika Utara dan Arab.



(FJR)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

19 hours Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA