Inggris Bantah Harus Bayar 100 Miliar Euro Terkait Brexit

Willy Haryono    •    Rabu, 03 May 2017 17:09 WIB
uni eropabrexit
Inggris Bantah Harus Bayar 100 Miliar Euro Terkait Brexit
Menteri Brexit David Davis di London, Inggris, 19 April 2017. (Foto: AFP/CHRIS J RATCLIFFE)

Metrotvnews.com, London: Menteri Urusan Brexit David Davis meyakini Inggris tidak akan dapat di-bully dalam negosiasi dengan Uni Eropa. 

Ia juga membantah adanya laporan Inggris harus mengeluarkan 100 miliar euro sebagai tarif keluar dari keanggotaan Uni Eropa.

"Kami akan bernegosiasi bukan sebagai pemohon, tapi negosiator," tegas Davis, seiring persiapan kepala negosiator Uni Eropa Michel Barnier menjelang pertemuan mendatang. 

Davis membantah sebuah laporan di Financial Times yang menyiratkan bahwa Inggris harus membayar biaya hingga 100 miliar euro (USD109 miliar) sebelum meninggalkan Uni Eropa. 

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari 60 miliar euro yang juga pernah muncul terkait Brexit. 

"Kami tidak akan membayar 100 miliar," sebut Davis dalam program Good Morning Britain di saluran televisi ITV

Dalam wawancara lain dengan BBC Radio, Davis menekankan bahwa "kami akan mematuhi kewajiban internasional kami" -- namun mengingatkan UK tidak akan membayar apapun jika negosiasi Brexit dengan Uni Eropa berakhir gagal. 

"Dalam situasi walk-away, tidak ada yang perlu dibayar," ungkap Davis. 

Perdana Menteri Theresa May menegakan bahwa dirinya lebih memilih Inggris keluar Uni Eropa tanpa ada perjanjian apapun ketimbang harus menerima "kesepakatan yang merugikan."

Negosiasi resmi Brexit belum akan dimulai hingga Inggris selesai menggelar pemilihan umum pada 8 Juni mendatang.

 


(WIL)