ISIS Klaim Tanggung Jawab Penikaman di Prancis

Sonya Michaella    •    Senin, 02 Oct 2017 08:44 WIB
prancispenikaman
ISIS Klaim Tanggung Jawab Penikaman di Prancis
Polisi masih berjaga di sekitar stasiun Marseille. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Marseille: Kelompok teroris Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas insiden penikaman dua wanita sampai tewas di stasiun kereta Kota Marseille, Prancis.

"Pelaku adalah militan ISIS," sebut pernyataan dari kelompok tersebut lewat kantor berita Amaq, dikutip dari AFP, Senin 2 Oktober 2017.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb mengatakan, belum bisa dikonfirmasi benar apakah aksi tersebut adalah aksi terorisme.

Usai kejadian ini, polisi bersenjata lengkap kemudian menutup kawasan itu dan mengevakuasi penumpang kereta di kota terbesar kedua di Prancis itu. Mereka juga menghentikan operasional kereta api untuk sementara. 

Disebutkan saksi mata, pelaku memakai pakaian berwarna hitam dan tiba-tiba menusuk seorang wanita. Setelah itu, dia memburu satu wanita di dekatnya dan ditusuk hingga keduanya tewas. 

Menurut keterangan polisi yang menembak mati pelaku, kemungkinan besar pelaku berusia sekitar 30 tahun dan berasal dari wilayah Afrika. Namun, tak ada tanda pengenal yang dibawanya.

Prancis menghadapi sejumlah serangan teror cukup besar sejak 2015, termasuk penyerangan ke kantor majalah Charlie Hebdo pada Januari 2015, disusul serangan ke bar dan concert hall Bataclan, sepuluh bulan kemudian. 

Di Nice pada Juli 2016, 86 orang tewas ketika teroris menabrakkan truk ke kerumunan orang yang sedang menikmati pertunjukan kembang api pada perayaan Bastille Day. 


(WIL)