250 Ribu Telur Terkontaminasi Terjual di Prancis Sejak April 2017

Willy Haryono    •    Jumat, 11 Aug 2017 18:06 WIB
telur
250 Ribu Telur Terkontaminasi Terjual di Prancis Sejak April 2017
Pengunjung berdiri di deretan telur di sebuah supermarket di Lille, Prancis, 11 Agustus 2017. (Foto: AFP/PHILIPPE HUGUEN)

Metrotvnews.com, Paris: Hampir 250 ribu telur terkontaminasi insektisida telah terjual di prancis sejak April 2017. 

Namun, Menteri Pertanian Stephane Travert menegaskan risiko keracunan terhadap konsumen "sangat rendah."

Gelombang pertama berisi 196 ribu telur yang diimpor dari Belgia didistribusikan antara 16 April dan 2 Mei. Gelombang kedua berisi 48 ribu telur dari Belanda yang dijual antara 19 dan 28 Juli. 

"Risiko terhadap kesehatan manusia sangat rendah, jika dilihat dari level fipronil yang terdeteksi di telur-telur terkontaminasi. Risikonya juga rendah jika melihat kebiasaan makan orang Prancis," tutur Travert, seperti disitat AFP, Jumat 11 Agustus 2017.

Fipronil adalah bahan kimia yang digunakan untuk membasmi kutu dan serangga kecil lainnya dari hewan ternak. Namun fipronil dilarang oleh Uni Eropa untuk digunakan dalam industri makanan. 

Sedikitnya sebelas negara di Eropa telah menemukan telur terkontaminasi fipronil sejak kekhawatiran mengenai kasus ini merebak pada 1 Agustus. 

Jutaan telur dan produk olahannya telah dihancurkan atau ditarik dari sejumlah supermarket di sebelas negara tersebut. 

Kasus ini memicu aksi saling tuduh antar negara anggota Uni Eropa, mengenai siapa yang harus disalahkan atau kemungkinan adanya aksi menutup-nutupi kesalahan pihak tertentu.


(WIL)